Jumat, 22 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Kopra

Harga Kopra Merosot di Manado, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Harga tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibanding beberapa pekan sebelumnya yang sempat menyentuh angka Rp 20.000 per kilogram.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw
HARGA - Potret Kopra di Gudang Penampungan Calaca, Kota Manado, Sulawesi Utara pada Kamis (21/5/2026). Makin merosot harganya. 

Ringkasan Berita:1.Harga tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibanding beberapa pekan sebelumnya yang sempat menyentuh angka Rp 20.000 per kilogram.

2.Seorang karyawan di area gudang penampungan mengatakan penurunan harga dipengaruhi oleh harga yang ditetapkan perusahaan.
3.Meski harga mengalami penurunan, pihak gudang penampungan tetap menerima hasil panen yang dibawa petani.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO Kabar kurang menyenangkan kembali diterima para petani kopra di Manado, Sulawesi Utarra.

Apalagi kalau bukan soal harga yang merosot.

Padahal sebelumnya petani kopra sudah bisa merasa lega karena harga kopra di atas Rp16 ribu per kilogramnya, bahkan lebih.

Baca juga: Update Terbaru Harga Kopra di Kota Manado Sulut, Merosot ke Rp 14.500 Per Kilogram

Itu sudah harga standar, namun kini malah merosot di bawahnya.

Harga kopra kembali menjadi sorotan publik, khususnya di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. 

Pasalnya, harga komoditas tersebut terus mengalami penurunan dan menjadi perbincangan di kalangan petani maupun pelaku usaha.

Pantauan di penampungan wilayah Calaca Kota Manado, Kamis (21/5/2026), harga kopra saat ini berada di angka Rp14.500 per kilogram.

Harga tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibanding beberapa pekan sebelumnya yang sempat menyentuh angka Rp 20.000 per kilogram.

Turunnya harga kopra ini menjadi pukulan berat bagi para petani.

Sebab, tren penurunan harga terus berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan berdampak langsung pada pendapatan petani.

Seorang karyawan di area gudang penampungan mengatakan penurunan harga dipengaruhi oleh harga yang ditetapkan perusahaan.

Menurutnya, harga pembelian dari perusahaan mengalami penurunan sehingga berdampak pada harga yang diberikan kepada petani.

"Karena harga dari perusahaan turun, jadi berpengaruh juga ke harga pembelian dari petani," ungkapnya.

Meski harga mengalami penurunan, pihak gudang penampungan tetap menerima hasil panen yang dibawa petani.

Penurunan harga kopra ini terus menjadi perhatian masyarakat.

Mengingat komoditas tersebut merupakan salah satu sumber penghasilan utama bagi banyak petani di Sulawesi Utara. (PET)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved