Bandara Sam Ratulangi Manado
Latihan Siaga Darurat, Bandara Samrat Manado Hadapi Pesawat Gagal Landing, Teror Bom dan Unjuk Rasa
AEE tahun ini menghadirkan tiga rangkaian latihan skala penuh (full scale exercise) yang melibatkan seluruh personel bandara
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Bandara Sam Ratulangi Manado menyelenggarakan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat atau Airport Emergency Exercise (AEE)
2.Serangkaian pelatihan yang berlangsung pagi hingga siang ini merupakan komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan, kemampuan serta sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan bandar udara
3.AEE tahun ini menghadirkan tiga rangkaian latihan skala penuh yang melibatkan seluruh personel bandara serta para pemangku kepentingan terkait
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Bandara Sam Ratulangi Manado menyelenggarakan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) atau Airport Emergency Exercise (AEE), Kamis, 21 Mei 2026.
Serangkaian pelatihan yang berlangsung pagi hingga siang ini merupakan komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan, kemampuan serta sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan bandar udara.
AEE tahun ini menghadirkan tiga rangkaian latihan skala penuh (full scale exercise) yang melibatkan seluruh personel bandara serta para pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Gubernur Sulut Yulius Selvanus Sambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Bandara Sam Ratulangi Manado
Latihan diawali table top exercise sehari sebelumnya untuk mematangkan kegiatan AEE tersebut.
Rangkaian latihan diawali simulasi Airport Security Exercise (Avsec Exercise) berupa penanganan demonstrasi massa dan ancaman bahan peledak di area bandara.
Dalam simulasi tersebut, digambarkan adanya sekelompok massa yang melakukan demonstrasi di area kargo disertai indikasi barang mencurigakan dan ancaman bom di area lobi kargo.
Penanganan situasi melibatkan unsur BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari Tim Jihandak Brimob Polda Sulawesi Utara, TNI AU serta stakeholder terkait lainnya guna memastikan proses evakuasi dan sterilisasi area berjalan sesuai prosedur keamanan bandar udara.
Latihan kemudian dilanjutkan dengan simulasi Disaster Exercise berupa kejadian gempa bumi yang menyebabkan korsleting listrik dan memicu kebakaran kecil di ruang tunggu penumpang.
Dalam skenario ini, seluruh personel terkait melakukan penanganan kebakaran, evakuasi penumpang, serta penanganan korban bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) dan unsur terkait lainnya.
Puncak latihan AEE dilakukan melalui simulasi kecelakaan pesawat (Aircraft Accident Exercise).
Dalam skenario, Julang Airlines dengan nomor penerbangan PK JIA menggunakan armada Boeing 737-800 (B738) yang melayani rute Jakarta (CGK) menuju Manado (MDC) mengalami kecelakaan saat proses pendaratan di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Pesawat membawa 75 person on board yang terdiri dari 69 penumpang dan 6 awak pesawat.
Berdasarkan informasi awal dalam skenario latihan, kondisi cuaca di sekitar bandara dilaporkan mendung dengan angin samping (crosswind) berkekuatan 12–15 knot.
Saat proses approach dan landing, pesawat mengalami gagal pendaratan (failed landing) akibat terpaan crosswind ekstrem dari arah kanan yang menyebabkan pilot kehilangan kendali arah.
Kondisi tersebut mengakibatkan pesawat mengalami ground loop dan berhenti di dekat jalur inspeksi bandara.
| Kronologi Penemuan Barang Diduga Bahan Peledak di Bandara Samrat Manado, Status Kini Kembali Normal |
|
|---|
| Bukan Bom, Ternyata Ini Isi Paket Mencurigakan Ditemukan di Area Cargo Bandara Sam Ratulangi Manado |
|
|---|
| Terungkap Isi Paket yang Dikira Bom di Bandara Sam Ratulagi Manado, Ditangani Jibom Brimob Polri |
|
|---|
| Dikira Bom, Ternyata Ini Isi Paket di Kargo Bandara Sam Ratulangi Manado yang Bikin Heboh |
|
|---|
| Triwulan I 2026, Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado Tumbuh 20 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Bandara-Samrat-avasergser.jpg)