Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Boby Daud Meninggal Dunia

Anggota DPRD Manado Nur Amalia Kenang Boby Daud sebagai Pemersatu di Parlemen

"Ketegangan dalam pembahasan bisa cair kalau ada beliau. Beratnya pembahasan bisa jadi ringan ketika beliau hadir memberikan pandangan,”

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
PEMAKAMAN - Anggota DPRD Manado, Nur Amalia, turut menghadiri ibadah pemakaman politisi senior Manado, Boby Daud, Rabu (8/4/2026). Rumah duka berada di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Ringkasan Berita:
  • Nur Amalia mengaku tetap menghadiri ibadah meski dalam kondisi kurang sehat. 
  • Kehadirannya sebagai bentuk penghormatan kepada sosok senior.
  • Amalia mengenang sosok Boby Daud sebagai figur pemersatu di lingkungan parlemen Kota Manado.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Anggota DPRD Manado, Nur Amalia, turut menghadiri ibadah pemakaman politisi senior Manado, Boby Daud, Rabu (8/4/2026).

Rumah duka berada di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Ia datang bersama anggota DPRD Manado lainnya, Sri Nanda Lamadau.

Dalam suasana duka, Nur Amalia mengaku tetap menghadiri penghormatan terakhir meski dalam kondisi kurang sehat. 

Ia menyebut kehadirannya sebagai bentuk penghormatan kepada sosok senior yang memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya di parlemen.

Amalia mengenang sosok Boby Daud sebagai figur pemersatu di lingkungan parlemen Kota Manado.

Boby Daud merupakan tokoh yang mampu mencairkan suasana di tengah dinamika pembahasan di DPRD Manado. 

PEMAKAMAN - Ibadah pemakaman politisi senior Manado, Boby Daud, digelar di rumah duka di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026).
PEMAKAMAN - Ibadah pemakaman politisi senior Manado, Boby Daud, digelar di rumah duka di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026). (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Bahkan, perbedaan pendapat yang kerap terjadi bisa mereda ketika almarhum menyampaikan pandangannya.

"Ketegangan dalam pembahasan bisa cair kalau ada beliau. Beratnya pembahasan bisa jadi ringan ketika beliau hadir memberikan pandangan,” katanya.

Meskipun perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa di lembaga legislatif, kehadiran Boby mampu menyatukan berbagai sudut pandang demi kepentingan masyarakat.

“Kita boleh berbeda pendapat, tapi ketika beliau masuk memberikan pandangan, kami semua bisa kembali pada tujuan yang sama yaitu untuk rakyat,” lanjutnya.

Nur Amalia juga mengenang kedekatan personalnya dengan Boby sejak awal dirinya bergabung di DPRD Manado. 

Ia mengaku mendapat banyak arahan dan nasehat yang menjadi pegangan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Beliau yang membuat saya tidak lagi merasa kaku saat pertama masuk parlemen. Beliau memanggil saya dan memberikan banyak masukan sebagai junior,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Manado hingga Pemprov Sulawesi Utara Berduka atas Wafatnya Boby Daud

Baca juga: Ribuan Umat Padati Pohon Kasih, Gubernur YSK: Paskah Jadi Momentum Bangkit Pascagempa

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved