Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Boby Daud Meninggal Dunia

Sosok Politisi Senior Manado Boby Daud di Mata Keluarga: Peduli Rakyat

“Prinsip beliau, kita boleh tidak sekandung, tidak seiman, tidak sedarah, tetapi kita tetap tunggal ika,” lanjutnya.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
PEMAKAMAN - Ibadah pemakaman politisi senior Manado, Boby Daud, digelar di rumah duka di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Politisi senior Manado, Boby Daud, meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) malam.
  • Boby merupakan politisi PAN.
  • Ia sempat dirawat di RSUP Prof Kandou, dan terakhir di RS Siloam Manado.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kabar duka datang dari dunia politik Sulawesi Utara. 

Politisi senior Manado, Boby Daud, meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) malam.

Boby yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini ternyata sudah lama sakit.

Ia sempat dirawat di RSUP Prof Kandou, dan terakhir di RS Siloam Manado.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang peduli terhadap rakyat kecil.

Perwakilan keluarga, Umar Maliki, menyampaikan bahwa almarhum dikenal luas sebagai politisi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat marginal.

Apalagi, ketika masih duduk di bangku DPRD Manado pada 2009-2024.

PEMAKAMAN - Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, bersama Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, dan anggota DPRD Manado, Mona Kloer, menghadiri ibadah pemakaman poitisi senior Manado, Boby Daud, Rabu (8/4/2026). Ibadah pemakaman digelar di rumah duka di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara.
PEMAKAMAN - Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, bersama Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, dan anggota DPRD Manado, Mona Kloer, menghadiri ibadah pemakaman poitisi senior Manado, Boby Daud, Rabu (8/4/2026). Ibadah pemakaman digelar di rumah duka di Lingkungan 3 Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

“Saudara kita sangat dikenal sebagai tokoh yang peduli terhadap (pedagang) kaki lima dan umat. Beliau juga sangat pintar berkomunikasi, karena tidak pernah memandang siapa kita,” ujar Umar, Rabu (8/4/2026).

Semasa hidupnya, Boby menjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman. 

Ia tidak membeda-bedakan orang berdasarkan status sosial, suku, maupun latar belakang lainnya.

“Prinsip beliau, kita boleh tidak sekandung, tidak seiman, tidak sedarah, tetapi kita tetap tunggal ika,” lanjutnya.

Umar juga mengungkapkan bahwa selama berkarier, Boby dikenal mampu menjaga hubungan baik meskipun terdapat perbedaan pandangan politik.

“Dalam perjalanan kariernya, walaupun ada perbedaan pandangan politik, beliau selalu mendahulukan hubungan kemanusiaan,” katanya.

Umar membenarkan bahwa Boby telah lama menderita sakit, meski enggan merincinya. 

Baca juga: Wakil Wali Kota Manado hingga Komisaris Independen BSG Hadiri Ibadah Pemakaman Boby Daud

Baca juga: Gugun Gumilar, Stafsus Menag RI Viral, Nyanyi Lagu Gospel dalam Sambutan Paskah Nasional 2026 Manado

Keluarga berharap penyakit yang diderita menjadi penghapus dosa-dosa semasa hidupnya.

“Semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Umar.

Umar pun memohon maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan.

“Kami mohon dimaafkan jika beliau memiliki salah,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved