Boby Daud Meninggal Dunia
Sosok Politisi Senior Manado Boby Daud di Mata Keluarga: Peduli Rakyat
“Prinsip beliau, kita boleh tidak sekandung, tidak seiman, tidak sedarah, tetapi kita tetap tunggal ika,” lanjutnya.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kabar duka datang dari dunia politik Sulawesi Utara.
Politisi senior Manado, Boby Daud, meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) malam.
Boby yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini ternyata sudah lama sakit.
Ia sempat dirawat di RSUP Prof Kandou, dan terakhir di RS Siloam Manado.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang peduli terhadap rakyat kecil.
Perwakilan keluarga, Umar Maliki, menyampaikan bahwa almarhum dikenal luas sebagai politisi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat marginal.
Apalagi, ketika masih duduk di bangku DPRD Manado pada 2009-2024.
“Saudara kita sangat dikenal sebagai tokoh yang peduli terhadap (pedagang) kaki lima dan umat. Beliau juga sangat pintar berkomunikasi, karena tidak pernah memandang siapa kita,” ujar Umar, Rabu (8/4/2026).
Semasa hidupnya, Boby menjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman.
Ia tidak membeda-bedakan orang berdasarkan status sosial, suku, maupun latar belakang lainnya.
“Prinsip beliau, kita boleh tidak sekandung, tidak seiman, tidak sedarah, tetapi kita tetap tunggal ika,” lanjutnya.
Umar juga mengungkapkan bahwa selama berkarier, Boby dikenal mampu menjaga hubungan baik meskipun terdapat perbedaan pandangan politik.
“Dalam perjalanan kariernya, walaupun ada perbedaan pandangan politik, beliau selalu mendahulukan hubungan kemanusiaan,” katanya.
Umar membenarkan bahwa Boby telah lama menderita sakit, meski enggan merincinya.
Baca juga: Wakil Wali Kota Manado hingga Komisaris Independen BSG Hadiri Ibadah Pemakaman Boby Daud
Baca juga: Gugun Gumilar, Stafsus Menag RI Viral, Nyanyi Lagu Gospel dalam Sambutan Paskah Nasional 2026 Manado
Keluarga berharap penyakit yang diderita menjadi penghapus dosa-dosa semasa hidupnya.
“Semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Umar.
Umar pun memohon maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan.
“Kami mohon dimaafkan jika beliau memiliki salah,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ibadah-pemakaman-digelar-di-rumah-duka-di-Lingkungan-3-Kelurahan-Karame.jpg)