Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cap Go Meh di Manado

Perayaan Cap Go Meh di Bulan Ramadan dan Minggu Sengsara, Pertegas Kerukunan Sulawesi Utara

Perayaan Cap Go Meh atau Goan Siau 2577 Kongzili (2026) di Manado, Sulawesi Utara, Selasa 3 Maret 2026 sangat meriah. 

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
MERIAH - Perayaan Cap Go Meh (Goan Siau) 2577 Kongzili di Manado berlangsung meriah, Selasa 3 Maret 2026. Perayaan ini turut diwarnai atraksi budaya seperti Musik Bambu dan Kabasaran. 

Selain itu, bersamaan di Minggu Sengsara saat umat Nasrani menghayati pengorbanan Yesus Kristus. 

Bukan sebuah kebetulan, tema perayaan Cap Go Meh tahun ini adalah Harmoni Nusantara 

"Peracayaan Cap Go Meh jatuh pada tanggal 15 bulan pertama setelah Imlek. Ini spesial karena bersamaan dengan  dua momen keagamaan, Bulan Puasa dan pra-Paskah. Ini momen memperkuat kerukunan Sulawesi Utara yang cinta damai," kata Sondakh. 

Katanya, selain  ritual keagamaan dan budaya, Cap Go Meh Manado menjadi ikon pariwisata daerah ini. 

Lebih dari itu, Sondakh mengungkapkan, Cap Go Meh memiliki pengertian bahwa Tuhan sebagai penguasa alam semesta. 

"Perayaan ini mengandung makna semua mahluk hidup hidup selaras dengan alam. 
Mengembalikan semua ciptaan kepada ikhwalnya," katanya. 

Perayaan Cap Go Meh berlangsung hingga malam hari. Ribuan warga rela menyaksikan perayaan itu hingga selesai. 

Pesta kembang api menutup rangkaian Cap Go Meh. Langit Pecinan Manado terang benderang. Ribuan warga pun bersorak.(ndo) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved