Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal di Manado

Mengenal 7 Tradisi Natal di Manado: Pasiar hingga Pemuda Muslim Jaga Gereja

Setiap daerah di Indonesia, tentu memiliki ciri khas tersendiri dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Natal. Di Manado ada juga.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
NATAL - Tradisi Natal di Kota Manado, Sulawesi Utara. Di Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, ada beragam tradisi unik namun penuh dengan makna kebersamaan.  

Ringkasan Berita:
  • Setiap daerah di Indonesia, tentu memiliki ciri khas tersendiri dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Natal. 
  • Dulunya di Manado ada tradisi para orang tua kerap meminta anaknya menaruh sepatu di pintu rumah. 
  • Setiap Desember, Santa Claus dan Piet Hitam akan keliling Manado.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap daerah di Indonesia, tentu memiliki ciri khas tersendiri dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Natal. 

Di Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, ada beragam tradisi unik namun penuh dengan makna kebersamaan. 

Tentu saja, tradisi-tradisi tersebut makin menguatkan pesan Natal bagi semua. 

Berikut 7 Tradisi Natal di Manado:

1. Sepatu dan rumput

AKSESORIS NATAL - Aksesoris Natal yang dijual di Jalan Sudirman, Komo Luar, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (14/12/2025). Berikut daftar harganya.
AKSESORIS NATAL - Aksesoris Natal yang dijual di Jalan Sudirman, Komo Luar, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (14/12/2025). Berikut daftar harganya. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Dulunya di Manado ada tradisi para orang tua kerap meminta anaknya menaruh sepatu di pintu rumah. 

Rumput ditaruh di dalam sepatu itu. Pesan orang tua, Santa Claus akan datang pada malam hari dan menaruh kado di sepatu tersebut.

Rumput tersebut akan disantap oleh kuda milik Santa Claus

Tentu saja kejadian aslinya tak demikian. Faktanya tak ada Santa Claus.

Yang ada adalah ayah dan ibu diam diam menaruh kado di sepatu.

Namun kebiasaan ini bisa dibilang sudah punah.

2. Tangkap Anak Nakal

SANTA CLAUS - Konvoi Santa Claus di Manado - Sulut menjelang Natal. Opa Santa saat bersama anak-anak. Tradisi Santa Claus di Manado - Sulut jelang Natal 2025 disambut dengan semangat oleh anak-anak lorong dan gamers.
SANTA CLAUS - Konvoi Santa Claus di Manado - Sulut menjelang Natal. Opa Santa saat bersama anak-anak. Tradisi Santa Claus di Manado - Sulut jelang Natal 2025 disambut dengan semangat oleh anak-anak lorong dan gamers. (Arthur Rompis/TribunManado.co.id)

Setiap Desember, Santa Claus dan Piet Hitam akan keliling Manado.

Santa claus akan memberi kado pada anak anak. Sementara Piet hitam akan mengancam anak nakal untuk diisi dalam karung. 

Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menghibur anak anak serta memberi pelajaran moral.

Namun perkembangan terakhir menunjukkan pengiring Santa Claus bukan lagi Piet Hitam tapi peri dan para tokoh dalam film horor. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved