Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal di Manado

Jelang Nataru Penumpang Kapal Berebut Tiket di Pelabuhan Manado

Seorang penumpang bernama Rifan mengatakan mereka berebut tiket kapal.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
TIKET: Menjelang mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, calon penumpang kapal mulai memadati Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara. Senin (22/12/2025). Mereka berebut tiket kapal. 
Ringkasan Berita:
1.Menjelang mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, calon penumpang kapal mulai memadati Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara, Senin (22/12/2025).
 
2.Kepadatan di loket penjualan tiket kapal terjadi sejak pagi sebelum kantor dibuka.
 
3.Kata Rifan, penumpang menuju ke Maluku Utara mengunakan Kapal Aksar Saputra 23 sangatlah padat.

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Menjelang mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, calon penumpang kapal mulai memadati Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara, Senin (22/12/2025).

Pelabuhan Manado adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Kelurahan Wenang Utara, Manado, Sulawesi Utara.

Pelabuhan ini dapat diakses dengan mudah, karena dilintasi oleh banyak angkutan umum, seperti angkot, taksi, dan ojek.

Baca juga: Daftar 3 Kapal Baru Berangkat dari Pelabuhan Manado Angkut 1109 Penumpang, Disidak Polsek dan KSOP

Hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Manado.

Terutama di membeli tiket, calon penumpang mengantri panjang.

Kepadatan di loket penjualan tiket kapal terjadi sejak pagi sebelum kantor dibuka.

Seorang penumpang bernama Rifan mengatakan mereka berebut tiket kapal.

"Sejak pagi kita antri, saling berebut kerena banyak yang pulang kampung jadi tiket pasti tidak cukup," ujar Rifan.

Kata Rifan, penumpang menuju ke Maluku Utara mengunakan Kapal Aksar Saputra 23 sangatlah padat.

"Paling banyak antri tiket kapal Aksar ke Maluku Utara kita saja hampir tidak kebagian," ungkapnya.

Ia menjelaskan, kemungkinan besar hari ini merupakan jadwal kapal terkahir sehingga penumpang membludak.

"Banyak sekali penumpang kemungkinan lain tidak dapat tiket," jelasnya.

Menurutnya, pihak KSOP harus memastikan penumpang yang naik harus membeli tiket.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan, dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, koordinasi kegiatan pemerintahan di pelabuhan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial.

"Karena kalau tidak bisa melebihi kapasitas dan sangat berbahaya sekali," pungkasnya. (FER)

 Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved