Manado Sulawesi Utara
Seorang Nelayan di Manado Tewas, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
Seorang nelayan di Manado meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan pada Minggu (19/10/2025) pagi.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Seorang nelayan di Manado meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan pada Minggu (19/10/2025) pagi.
- Tim Alpha Resmob Polresta Manado bersama Unit Opsnal Polsek Tuminting telah menangkap kedua pelaku.
- Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang, namun akhirnya tenggelam dan ditemukan meninggal dunia tak lama kemudian.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang nelayan di Manado meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan.
Korban berinisial RM (29) dianiaya oleh dua orang di kompleks pelelangan ikan Tumumpa 2, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Dua pelaku masing-masing berinisial BSA (28) dan FM (25), warga Kecamatan Tuminting.
Kedua pelaku bekerja sebagai buruh lepas atau nelayan dan merupakan warga Kecamatan Tuminting.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/10/2025) pagi.
Tim Alpha Resmob Polresta Manado bersama Unit Opsnal Polsek Tuminting telah menangkap kedua pelaku.
Kapolsek Tuminting Iptu Victorrico Andriadhi Hartono melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 Wita ketika korban yang diduga dalam kondisi mabuk berjalan di sekitar lokasi pelelangan ikan sambil berteriak-teriak.
Warga sempat menegur korban agar pulang, namun korban kembali ke lokasi dan bertemu dengan kedua pelaku.
“Pelaku sempat mengambil sebilah kayu jenis dodotu rica dan memukul korban, namun pukulan pertama tidak mengenai," jelas Iptu Agus Haryono, Senin (20/10/2025).
Kata Agus, korban sempat melarikan diri.
"Korban kemudian melarikan diri dengan terjun ke laut,” kata Iptu Agus Haryono.
Iptu Agus menjelaskan tak lama berselang, salah satu pelaku ikut terjun ke air dan terlibat perkelahian dengan korban di dalam air.
Sementara rekan pelaku yang berada di darat melempar paving ke arah korban.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang, namun akhirnya tenggelam dan ditemukan meninggal dunia tak lama kemudian.
Kakak sepupu korban yang menjadi pelapor, berinisial YM (39), mendapat kabar dari seorang warga bahwa korban sudah berada di rumah sakit dalam kondisi tidak bernyawa.
| Penerimaan Siswa Baru, Sebagian Orangtua di Manado Harap Anaknya Masuk Sekolah Negeri, Ini Alasannya |
|
|---|
| Manfaatkan Libur 1 Juni 2026, Warga Manado Padati Pantai Karangria |
|
|---|
| Field Trip SD Wonder School Manado, Puluhan Siswa Belajar Jurnalistik di Kantor Tribun Manado |
|
|---|
| Mengenal Sosok Stevan Eduawardo Pogalad, Mahasiswa Manado Tetap Menulis di Tengah Kesibukan |
|
|---|
| Sejumlah Pria Ditangkap Polisi karena Lakukan Keributan dan Pengrusakan Hotel Dragon Manado |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Seorang-nelayan-tewas-setelah-dianiaya-pelaku-di-kompleks-pelelangan-ikan-Tumumpa-2.jpg)