Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian

Renungan Harian Kristen Hari Ini Rabu 20 Mei 2026, Ibrani 1:8-9

Berikut ini merupakan renungan harian Kristen hari ini Rabu 20 Mei 2026. Pembacaan Alkitab terdapat di Ibrani 1:8–9.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/-
RENUNGAN HARIAN - Foto ilustrasi. Berikut renungan harian Kristen hari ini Rabu 20 Mei 2026. Pembacaan Alkitab terdapat di Ibrani 1:8–9. 

Ringkasan Berita:
  • Renungan harian hari ini Rabu 20 Mei 2026.
  • Bacaan Alkitab Ibrani 1:8-9.
  • Tema khotbah yakni Tahta Kekal dan Tongkat Kebenaran.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini merupakan renungan harian Kristen hari ini Rabu 20 Mei 2026.

Pembacaan Alkitab terdapat di Ibrani 1:8–9.

(8)  Tetapi tentang Anak Ia berkata:
”Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya,
dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
(9) Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan;
sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau
dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu.”

Khotbah:

TAHTA KEKAL DAN TONGKAT KEBENARAN

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dunia dipenuhi dengan sistem pemerintahan yang berubah dan seringkali tidak adil.

Para pemimpin dunia sering menyalahgunakan kedudukan dan jabatan untuk menindas, memutar balikkan kebenaran dan menghadirkan ketimpangan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kenyataan ini menyebabkan persaingan di segala lini.

Orang berlomba-lomba untuk menduduki posisi-posisi strategis agar dapat menjadi penentu berbagai kebijakan dan mendapat kesempatan untuk berkuasa.

Di tengah situasi seperti ini, Firman Tuhan Allah justru mengajar kita tentang Yesus Kristus yang memerintah dari takhta kekal, dengan tongkat kebenaran sebagai lambang otoritas-Nya.

Kita diajak untuk mengakui pemerintahan Yesus Kristus dan hidup di bawah keadilan-Nya.

Takhta Kekal dalam ayat 8 menunjuk pada Yesus Kristus sebagai Raja Ilahi.

Ayat ini mengutip Mazmur 45:6–7, menegaskan bahwa Yesus Kristus disebut “ya Allah”, membuktikan keilahian-Nya.

Takhta-Nya tidak tergoyahkan dan tidak berkesudahan, kerajaan-Nya adalah kerajaan yang tidak akan binasa dan sangat berbeda dengan takhta dunia yang fana.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved