(TribunHealth.com)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
Usia dan jenis kelamin: Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol cenderung meningkat. Wanita setelah menopause juga berisiko mengalami peningkatan kadar kolesterol.
Faktor genetik: Jika ada riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, kemungkinan besar seseorang juga akan mengalaminya.
Musim: Hasil tes kolesterol bisa lebih tinggi selama bulan-bulan yang lebih dingin.
Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, beberapa tanda yang dapat menunjukkan risiko tinggi antara lain kelebihan berat badan, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan buruk, serta stres tinggi.
Dalam kasus tertentu, kolesterol tinggi dapat menyebabkan munculnya timbunan lemak di kulit atau kelopak mata, cincin putih di iris mata, atau benjolan di sendi.
Dampak dari kadar kolesterol yang tinggi meliputi:
Penyakit jantung dan stroke: Kolesterol yang menumpuk di dinding arteri dapat menyebabkan aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah.
Dementia dan Alzheimer: Fluktuasi kadar kolesterol dan trigliserida di usia lanjut dapat meningkatkan risiko penyakit ini.
Penyakit hati dan diabetes: Kolesterol tinggi dapat dikaitkan dengan penyakit hati berlemak non-alkohol serta diabetes.
Gangguan mata: Risiko terkena glaukoma juga dapat meningkat akibat kadar kolesterol yang tinggi.
Gangguan tiroid: Hipotiroidisme dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol, yang bisa kembali normal setelah kondisi ini diobati.
Dulu, telur dianggap sebagai penyebab utama kolesterol tinggi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa hanya sedikit lemak dalam telur yang secara langsung meningkatkan kadar kolesterol.
Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan trans, seperti makanan cepat saji, roti manis, dan kue-kue berbahan tepung putih, ternyata lebih berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol dalam darah.
Meskipun kolesterol merupakan zat yang penting bagi tubuh, mengetahui kadar kolesterol sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi risiko penyakit jantung dan kondisi kesehatan lainnya.
Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin guna memantau dan mengelola kesehatannya dengan baik.
(TribunHealth.com)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Wajib Diwaspadai, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Sering Diabaikan, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai |
|
|---|
| Kenali Gejala dan Tanda-tanda Serangan Stroke, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Saraf |
|
|---|
| Atasi Kebotakan, Berikut Daftar Minyak dari Bahan Alami untuk Penumbuh Rambut |
|
|---|
| Apa Itu Gas Tertawa? Isi Whip Pink Pendorong Krim, Bisa Sebabkan Kematian Jika Dihirup Langsung |
|
|---|