Minggu, 7 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Satwa Liar di Bitung

Lima Satwa Liar Dilepas di Hutan TWA Batu Putih Bitung, Ada Elang Laut Dada Putih

Lima ekor satwa liar dilepaskan di Taman Wisata Alam Batu Angus (TWA) Batu Putih

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
LEPAS - Sebanyak 5 ekor satwa liar dilepaskan di Hutan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat 10 April 2026. Dua ekor burung dan tiga ekor Tarsius. 

Satwa tersebut telah melalui proses penyelamatan, perawatan, dan rehabilitasi, pemeriksaan kesehatan serta dinyatakan layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Kegiatan pelepasliaran ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengembalian fungsi ekologis satwa di habitatnya.

Sekaligus menjadi momentum edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa liar dari ancaman perburuan dan perdagangan ilegal.

"TWA Batu Putih dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena memiliki kondisi habitat yang sesuai serta merupakan bagian dari kawasan konservasi yang mendukung keberlangsungan hidup satwa liar, khususnya spesies endemik Sulawesi," jelasnya.

Pelepasliaran ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistern serta bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi satwa liar. 

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi keanekaragaman hayati.

Pada kesempatan ini, Balai KSDA Sulawesi Utara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

Mulai dari unsur pemerintah, lembaga konservasi, maupun masyarakat yang turut berperan dalam penyelamatan dan rehabilitasi satwa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan satwa yang dilepasliarkan dapat kembali beradaptasi dengan baik di alam serta berkembang biak secara alami di habitatnya.

Pelaksanaan pelepasan lima ekor satwa ke alamnya, dilakukan oleh Dirjen Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dan Kepala Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Danny Pattipeilohy.

Disaksikan Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulut Reiner Dondokambey.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, yang diwakili Asissten 2 Bidang Perekonomian Jhon Maikel Sondakh serta jajaran Kementrian Kehutanan, BKSDA Provinsi Sulut, Pemkot Bitung, pemerintah Kecamatan Ranowulu dan lurah-lurah di Kecamatan Ranowulu.

Data yang dihimpun, terdapat 26 jenis mamalia di TWA Batu Putih Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.

10 diantaranya endemik Sulawesi Utara (Sulut).

Diantaranya Yaki (Macaca nigra), Tangkasi (Tarsius spectrum), Kuskus beruang (Ailurops ursinus), Kuskus kerdil Sulawesi (Strigocuscus celebensis) dan Rusa (Cervus timorensis).

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved