Sabtu, 6 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Razia di Bitung

Hasil Razia di Dua SPBU dan Kendaraan di Kota Bitung, Dilakukan Tim Gabungan

Dinas Perhubungan dan Dispenda Pemkot Bitung, melaksanakan penertiban dan pengawasan penyaluran Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Tayang:
Humas Polres Bitung/Tidak Ada
RAZIA - Puluhan personil gabungan melakukan pemeriksaan ke 2 SPBU di Kota Bitung. Temukan banyak pelanggaran. 

Ringkasan Berita:1.Banyak pelanggar ditemukan oleh puluhan personil gabungan dari Polres Bitung yang melakukan razia

2.Bersama Dinas Perhubungan dan Dispenda Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, melaksanakan penertiban dan pengawasan penyaluran Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

3.Personil gabungan juga mendapati antrian mobil jenis truk sebanyak 10 unit, ketika akan melalukan pengisian BBM jenis Solar.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Banyak pelanggar ditemukan oleh puluhan personil gabungan dari Polres Bitung yang melakukan razia, Jumat (5/6/2026).

Razia kendaraan dilakukan di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Memang sasarannya adalah kendaraan yang melintas ataupun yang sedang antre mengisi Bahan bakar Minyak (BBM).

Baca juga: Antisipasi Mafia BBM, Satlantas Polres Bitung dan Tim Gabungan Razia Kendaraan di SPBU

Termasuk layanan SPBU diperiksa.

Personil gabungan dari Unit Tipidter Satreskrim, Satlantas Polres Bitung.

Bersama Dinas Perhubungan dan Dispenda Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, melaksanakan penertiban dan pengawasan penyaluran Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dua SPBU yang diperiksa, yakni SPBU BCL di Manembo-Nembo dan SPBU Giper Kota Bitung.

Petugas juga mendapati kendaraan roda dua yang tak taat pajak, ketika melintas di dua SPBU tersebut.

"Hasil kegiatan hari ini 50 kendaraan roda dua dan empat tidak taat pajak. Langsung di berikan teguran oleh Satlantas Polres dan Dispenda Kota Bitung," kata Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kasatreskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama dalam keterangan resmi kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Personil gabungan juga mendapati antrian mobil jenis truk sebanyak 10 unit, ketika akan melakukan pengisian BBM jenis Solar.

Turut dilakukan pemeriksaan secara acak / random, puluhan kendaraan yang akan mengisi BBM Solar.

Dilakukan pencocokan barcode dan nomor polisi kendaraan namun tidak ditemukan pelanggaran dan semua telah sesuai antara STNK dan gisik kendaraan.

"Kami juga mengecek tangki kendaraan yang dicurigai telah dimodifikasi untuk menampung BBM dana jumlah tidak wajar. Belum ditemukan adanya pelanggaran penyalahgunaan BBM bersubsidi," tambahnya.

Penertiban dan pengawasan itu untuk intensifkan pengawasan penyaluran BBM subsidi di SPBU.

Dan wujud pelayanan dan perlindungan masyarakat, upaya menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved