Breaking News
Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KM Gardha Nusantara

Berangkat dari Bitung, KM Gardha Nusantara 17 Tenggelam di Perbatasan Batang Dua-Ternate

Musibah laut menimpa Kapal Perintis KM Gardha Nusantara 17 di perairan perbatasan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara

Dok. SAR Ternate
EVAKUASI - Tim SAR Gabungan berhasil melakukan evakuasi terhadap 7 crew Kapal Perintis KM Gandha Nusantara 17 yang alami karam. Hingga tenggelam di perairan perbatasan Pulau Batang Dua dan Ternate. 

Ringkasan Berita:
  • Kapal Perintis KM Gardha Nusantara 17 di perairan perbatasan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (15/3/2026)
    Kapal yang diketahui berangkat dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara
  • Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi bahwa seluruh kru kapal yang berjumlah tujuh orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musibah laut menimpa Kapal Perintis KM Gardha Nusantara 17 di perairan perbatasan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (15/3/2026).

Kapal yang diketahui berangkat dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, ini dilaporkan mengalami kerusakan mesin hingga akhirnya karam dan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi bahwa seluruh kru kapal yang berjumlah tujuh orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Kapal Gardha Nusantara 17 tidak bisa diselamatkan serta karam lalu tenggelam di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate," ujar Iwan Ramdani melalui pesan tertulis yang diterima Reporter Tribun Manado, Christian Wayongkere, Senin (16/3/2026).

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat kantor SAR Ternate menerima laporan dari pihak Pelni Ternate pada Minggu (15/3) sekitar pukul 12.00 WIT.

Laporan menyebutkan adanya kapal perintis yang mengalami karam di koordinat LKP 0°40.20’ N / 126°52.71’ E  atau sekitar 29.73 NM dari Ternate.

Penyebab utama kecelakaan laut ini diduga akibat kerusakan mesin yang membuat kapal terombang-ambing di tengah cuaca ekstrem.

Proses Evakuasi

Iwan menjelaskan, proses evakuasi sempat terkendala cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang. 

PT Pelni Ternate mengerahkan KM Sabuk Nusantara 115 dan KM Sabuk Nusantara 86, didampingi KN SAR Pandudewanata untuk melakukan penyelamatan.

Pukul 15.15 WIT: Tujuh kru berhasil dipindahkan ke KM Sabuk Nusantara 115  selanjutnya dibawa menju Pelabuhan Ahmad Yani. 

Pukul 18.50 WIT: KM Sabuk Nusantara 86 tiba di lokasi dan dan bertemu dengan KM Sabuk Nusantara 115. Kemudian melaksanakan pengawalan menuju pelabuhan Ahmad Yani Ternate bersama kapal KN SAR Pandudewanata.

Pukul 23.00 WIT: Seluruh tim dan korban tiba dengan selamat di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate.

Setibanya di darat, para korban langsung diserahkan kepada pihak PT Pelni dan keluarga, serta menjalani pemeriksaan medis oleh Tim Kesehatan Polda Maluku Utara.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved