Bitung Sulawesi Utara
Pengendara Resah, Banyak Titik Jalan Nasional di Bitung Rusak dan Berlubang: Rawan Lakalantas
Kerusakan di dominasi jalan berlubang, dengan diameter dan kedalaman bervariasi, menghiasi jalan sepanjang 5,7 Kilometer (Km).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Sekitar 20 titik jalan nasional di Bitung mengalami kerusakan dan lubang sepanjang kurang lebih 5,7 km, dari Wangurer Timur hingga Jalan Sam Ratulangi.
- Lubang dengan kedalaman bervariasi sering membuat kendaraan roda dua dan roda empat terperosok, bahkan berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat malam hari.
- Pengguna jalan berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan di sejumlah titik strategis seperti depan gereja, kantor pemerintah, hingga area pusat aktivitas masyarakat.
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah pengguna jalan Nasional di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) keluhkan sejumlah titik rusak dan berlubang, Jumat 5 Maret 2026.
Dari amatan reporter Tribun Manado Christian Wayongkere, mulai dari depan kantor Lurah Wangurer Timur Kecamatan Madidir hingga jalan Sam Ratulangi Bitung hampir 20 titik rusak.
Kerusakan di dominasi jalan berlubang, dengan diameter dan kedalaman bervariasi, menghiasi jalan sepanjang 5,7 Kilometer (Km).
Tak sedikit kendaraan roda dua, ruda empat dan lebih, terjerembap masuk dalam titik kerusakan.
Baca juga: 1,5 Ton Sianida Ilegal Lolos dari Talaud hingga Bitung, Pengawasan Perbatasan Dipertanyakan
Bunyi kendaraan masuk lubang terdengar jelas.
Beberapa pengendara pun nampak berang dengan kondisi titik jalan rusak, yang sudah lama menghiasi Kota Bitung.
"Ancor oto kalo trus bagini," teriak seorang pengendara mobil mini bus kepada reporter Tribun Manado Christian Wayongkere, yang sedang mengambil gambar di titik jalan rusak di Madidir depan RM King Fish, Jumat 6 Maret 2026.
Kaksi pengendara lainnya mengaku setiap hari lewat di jalan Nasional di Kota Bitung.
Lelaki yang membawa mobil roda empat yang melakukan pekerjaan di Bitung, bertolak dari tempat tinggalnya di wilayah Kecamatan Matuari.
"Paling parah di dekat kantor Kodim, di depan rumah makan King Fish dan di Wangurer depan Gereja Berea. Titik jalan rusak dalam, sehingga membuat kami tidak nyaman dan terganggu dengan kondisi itu," keluhnya sembari menstop mobilnya di tepi jalan saat melintas di titik jalan rusak di Wangurer.
Menurutnya, kondisi jalan tersebut gangga roda transportasi dan rawan terjadi lakalantas.
"Apalagi kalau malam hari. Keberadaan titik jalan yang rusak kerap lupat dan pandangan, mengakibatkan mobil masuk ke titik rusak," tambahnya.
Ia berharap, kondisi ini bisa segera di perbaiki oleh pihak yang berwajib agar supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
Berikut sejumlah titik rusak di Jalan Nasional yang ada di Kot Bitung, sejauh 5,7 Kilometer (Km) dari depan Kantor Lurah Wangurer Timur hingga jalan Sam Ratulangi depan Kantor Walikota Bitung:
| Walikota Bitung Hengky Honandar: Terima Kasih BNPB, Atas Kepedulian untuk Dampak Bencana Gempa |
|
|---|
| Ini Sisi Lain Penumpang Arus Balik di Pelabuhan Samudera Bitung |
|
|---|
| Warga Kota Bitung Batal Pulkam, Mobil Tak Bisa Isi BBM Karena Barcode Sudah Terpakai |
|
|---|
| Jalan ke Masjid di Girian Indah Bitung Longsor, Warga Terpaksa Harus Putar Arah |
|
|---|
| Daftar 20 Titik Jalan Nasional Rusak di Bitung, Dari Wangurer hingga Sam Ratulangi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Jalan-Nasional-di-Kota-Bitung-terpantau-ada-himpit-puluhan-titik-rusak2.jpg)