Terkait peningkatan suhu di siang hari, BMKG memberikan penjelasan. Hal ini karena akibat pancaroba, yakni musim peralihan dari musim hujan ke musim panas atau sebaliknya.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi, Dhira Utama menjelaskan, saat ini Sulawesi Utara tengah mengalami pancaroba. Wilayah Sulut sedang memasuki akhir musim hujan dan diperkirakan akan memasuki awal musim kemarau pada Juli nanti.
"Masa peralihan antara dua musim ini April hingga Juni di wilayah Sulut akan mengalami periode Pancaroba," kata Utama, Senin (19/5/2025).
Lebih lanjut dijelaskan, pancaroba ditandai dengan cuaca yang cenderung tidak stabil dengan perubahan suhu, kelembaban, dan angin yang cukup ekstrem. Pada periode ini Sulawesi Utara akan sering mengalami hujan deras yang tiba-tiba dan disertai petir serta angin kencang.
"Selain itu kita akan semakin merasakan perubahan suhu yang drastis antara siang dan malam," ujarnya.
Dampak dari pancaroba, akan meningkatnya risiko bencana alam seperti banjir, puting beliung dan tanah longsor. Selain itu, penyebaran penyakit seperti flu, demam dan infeksi saluran pernafasan akibat perubahan cuaca ekstrem. (ndo)
(Tribun Manado)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca tanpa iklan