"Maka, ketika kita dalam hidup dslam tekanan yang perlu adalah mengucap syukur. Karena ketika bersyukur akan ada roh yang kuat, inti saru kehidupan. Jangan pernah menyerah dengan kehidupan ini," tambahnya.
Dalam mengarungi kepemimpinan Kota Bitung, Maurits Hengky mengawalinya dengan kerja dengan cinta dan jauhkan kebencian.
"Karena kebencianlah yang membuat tidak bisa bergerak, tidak bisa berpikir positif malah menghambat sukses," ujar dia.
Terkait dengan kalimat bijak, "bekerja dengan cinta jauhkan kebencian," Maurits mengatakan, itu harus dijadikan kultur dalam kepemimpinan.
Ibadah syukur tiga tahun kepemimpinan Maurits - Hengky, dipimpin oleh Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bitung Pdt Robby Kawengian.
Ada juga doa berantai dari beberapa pemeluk agama, penyerahan sertifikat penghargaan dan bantuan untuk Lansia Kota Bitung. (crz)