Opini
IAIN Manado dan Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI
Makna kemerdekaan ke-80 harus dipahami sebagai langkah untuk kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan-tantangan di masa depan.
Editor:
Jumadi Mappanganro
Perguruan tinggi keagamaan, dengan legitimasi agama dan kapasitas akademik, tak hanya berhak tetapi berkewajiban menjadi penjaga dan pengembang makna kemerdekaan itu.
Dengan mengharmonisasikan ilmu agama dan tanggung jawab kebangsaan, kampus bisa membantu membentuk warga negara yang saleh sekaligus cerdas sosial, sebuah kombinasi yang sangat dibutuhkan untuk menjaga Indonesia tetap merdeka, adil, dan beradab. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Prof-Dr-Ahmad-Rajafi-MHI-Foto-kolase-baru.jpg)