Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KM Barcelona Alami Musibah

Kronologi Lengkap Terbakarnya KM Barcelona VA, Berangkat Dini Hari dari Talaud Menuju Manado

Kapal KM Barcelona VA berangkat pada Minggu pukul 01.00 WITA dari Pelabuhan Lirung menuju Manado.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Kolase Tribun Manado
KAPAL TERBAKAR - KM Barcelona VA, kapal penumpang yang melayani rute Talaud–Manado, terbakar hebat saat melintas di sekitar perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, pada Minggu siang, 20 Juli 2025. Kronologi Lengkap Terbakarnya KM Barcelona VA, Berangkat Dini Hari dari Talaud Menuju Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak Kronologi lengkap KM Barcelona VA terbakar.

KM Barcelona VA, kapal penumpang yang melayani rute Talaud–Manado, terbakar hebat saat melintas di sekitar perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, pada Minggu siang, 20 Juli 2025.

Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, setelah sempat tertunda keberangkatan akibat cuaca buruk sehari sebelumnya.

Baca juga: Penumpang Apresiasi Kesigapan Nelayan dan Warga Pesisir Bantu Korban Kebakaran KM Barcelona VA

Sekitar pukul 13.30 WITA, kebakaran terjadi.

Berikut Kronologi Lengkap yang dirangkum oleh Tribunmanado.co.id:

1. Sabtu, 19 Juli 2025 – Terjadi Penundaan Keberangkatan

KM Barcelona VA dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Manado pada pukul 17.00 WITA.

Namun, akibat cuaca buruk, keberangkatan ditunda untuk menghindari risiko di perjalanan.

2. Minggu, 20 Juli 2025 – Berangkat Dini Hari

Kapal akhirnya berangkat pada Minggu pukul 01.00 WITA dari Pelabuhan Lirung menuju Manado.

Cuaca di awal perjalanan dilaporkan mulai membaik, dan kondisi di dalam kapal berlangsung normal.

3. Sekitar Pukul 13.30 WITA – Teriakan Kebakaran Terdengar

Saat kapal tengah melintas di perairan Talise, Minahasa Utara, suasana berubah drastis.

Penumpang mendengar teriakan “Ada kebakaran!” dari arah buritan kapal.

4. Api Cepat Menjalar

Kobaran api yang awalnya kecil cepat membesar dan menjalar ke bagian atas kapal karena tiupan angin laut.

Penumpang mulai panik. Sebagian berlari mencari pelampung, sebagian lain hanya bisa menangis dan berteriak minta tolong.

6. Nelayan Lokal Jadi Penolong Pertama

Dalam situasi kritis, nelayan dari Pulau Serei, Gangga, Munte, dan Likupang tiba di lokasi kejadian.

Mereka mengevakuasi puluhan penumpang dengan perahu kecil seadanya, sebelum bantuan resmi datang.

7. Proses Evakuasi dan Korban

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved