Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Lukas 20:25-37, Kasih Menembus Batas

Jalan antara kota itu rawan perampokan, sehingga tidak jarang orang yang sudah menjadi korban di wilayah itu

Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Gambar ilustrasi Alkitab 

Tetapi orang Samaria sudah memberi teladan: dia berani ambil tindakan, dia tidak memikirkan dirinya sendiri dan dia menolong sampai tuntas.

Melalui kisah ini, Tuhan mau mengatakan bahwa sesamamu manusia adalah mereka yang teraniaya, yang tidak diperlakukan dengan adil, yang tidak berdaya, dan terpinggirkan.

Bahkan yang tidak layak di mata dunia, itulah sesamamu manusia.

Itulah juga gambaran kebaikan dan kasih Allah kepada manusia berdosa yang malang, yang celaka akibat dosa.

Kita sama sekali tidak mampu menolong diri sendiri, karena tidak berdaya.

Namun, datanglah Yesus, seperti orang Samaria yang baik hati itu.

Dia menaruh belas kasihan dan membalut luka-luka kita (Mzm. 147:3), Ia menuangkan bukan minyak dan anggur, tetapi darah-Nya sendiri.

la merawat dan membayar lunas dosa-dosa kita.

Saudara-saudara, kasih tidak mengenal batas, kasih tidak menghitung keuntungan, kasih tidak melihat latar belakang, kasih tidak cari aman, kasih tidak pandang bulu, bahkan kasih adalah pengorbanan.

Sehebat apapun seseorang, ahli agama sekalipun, kalau tidak memiliki kasih, bahkan meskipun dapat berkata-kata seperti malaikat, tetapi tidak memiliki kasih, maka firman Tuhan mengatakan bahwa ia hanya seperti gong yang berkumandang dan canang yg gemerincing (1 Kor. 13:1).

Hanya membuat suara, tetapi tidak memiliki makna atau isi yang mendalam, hanya bunyi suara yang kosong saja.

Inspirasi: Tuhan mengajarkan kita kasih, dengan cara menempatkan di sekitar kita orang-orang yang kadang menurut dunia tidak layak untuk dikasihi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved