Sains
Kenapa Langit Malam Tak Terang Seperti Siang? Ilmuwan Ungkap Jawaban Mengejutkan
Teka-teki ini pertama kali diajukan oleh seorang fisikawan asal Jerman, Heinrich Wilhelm Olbers, pada tahun 1823.
3. Jawaban Modern: Waktu dan Usia Alam Semesta
Jawaban terbaik dan paling banyak disepakati ilmuwan saat ini adalah gabungan dari dua faktor utama:
a. Kecepatan Cahaya dan Jarak
Cahaya bergerak dengan kecepatan terbatas, yaitu sekitar 300.000 km per detik.
Karena alam semesta sangat luas, cahaya dari galaksi yang sangat jauh belum sempat mencapai kita, meski mereka sudah memancarkannya miliaran tahun lalu.
Sebagai gambaran, cahaya dari Bulan saja butuh waktu 1,5 detik untuk sampai ke Bumi.
Maka bisa dibayangkan, cahaya dari galaksi 10 miliar tahun cahaya jauhnya, belum tentu sudah tiba di Bumi.
b. Bintang Tidak Bersinar Selamanya
Selain itu, bintang dan galaksi tidak hidup selamanya.
Mereka memiliki masa hidup terbatas.
Jadi, saat satu bintang mati, bintang lain mungkin baru mulai bersinar.
Artinya, kita tidak pernah melihat semua cahaya bintang sekaligus dalam waktu yang sama.
Kesimpulannya, langit malam tetap gelap karena:
Cahaya dari galaksi paling jauh belum sempat tiba ke Bumi, dan
Bintang tidak bersinar selamanya secara bersamaan.
Itulah sebabnya, meski ada miliaran bintang, langit malam tetap tampak gelap dan tidak seterang siang hari.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rahasia Alam Semesta: Banyak Bintang, Mengapa Langit Malam Hari itu Gelap?".
Kehidupan di Laut Mati, Ada Bakteri hingga Alga |
![]() |
---|
Fakta-Fakta Rafflesia Arnoldii, Bunga Terbesar di Dunia |
![]() |
---|
Jenis-Jenis Hewan yang Bisa Menghasilkan Listrik, Kebanyakan Ikan |
![]() |
---|
Dipenuhi Berbagai Jenis Limbah, Berikut Daftar Sungai Terkotor di Dunia, Ada 1 di Indonesia |
![]() |
---|
Berlangsung 5 Menit, Warga Amerika Berbondong-bondong Lihat Gerhana Matahari |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.