Nadiem Makarim
Rumah Nadiem Makarim Eks Mendikbudristek Berpeluang Digeledah Kejagung, Ini Penjelasan Harli Siregar
Harli Siregar buka suara terkait peluang adanya penggeledahan hingga penyitaan pada Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak hanya dicekal ke luar negeri, Nadiem Makarim juga mulai diselidiki.
Kejagung pun merencanakan untuk penggeledahan tempat tinggal eks Mendikbudristek tersebut.
Tapi itu akan dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan.
Baca juga: Kejagung Cekal Nadiem Makarim Mantan Mendikbudristek ke Luar Negeri, Sedang Usut Kasus Korupsi
Kejagung melakukan semua itu lantaran sedang mengusut dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Itu terjadi pada periode 2019-2022.
Saat itu Nadiem Makarim masih menjabat sebagai Mendikbudristek.
Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar buka suara terkait peluang adanya penggeledahan hingga penyitaan pada Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Diketahui sebelumnya Kejagung telah melakukan pencegahan atau pencekalan Nadiem untuk ke luar negeri mulai 19 Juni 2025 hingga enam bulan ke depan.
Pencekalan Nadiem ini dilakukan untuk menunjang proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada Program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbud Ristek periode 2019-2022.
Menurut Harli Siregar, soal peluang penggeledahan di rumah Nadiem ini tergantung pada kebutuhan penyidik dalam proses penyidikan.
Pasalnya, hanya penyidik yang paham soal substansi kasus dugaan korupsi pengadaan laptop ini.
Sehingga upaya penggeledahan, penyitaan, serta pemeriksaan sekalipun, semua akan dilakukan jika penyidik membutuhkannya.
Untuk itu ia meminta publik untuk bersabar menunggu perkembangan kasus ini.
"Saya kira terkait apakah ada tidak upaya-upaya lainnya, katakan seperti penggeledahan, penyitaan terhadap kediaman yang bersangkutan, ini sangat tergantung dari kebutuhan penyidikan."
"Jadi saya kira ini menjadi wilayah penyidik. Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Karena penyidik yang memahami terkait dengan substansinya," kata Harli dilansir Kompas TV, Minggu (29/6/2025).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.