Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Israel dan Iran

Respons Rusia - China Terkait Serangan Israel dan AS ke Iran, Serukan Hal Ini

Rusia, Tiongkok dan Pakistan menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat dalam konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunnews.com
KONFLIK - Ilustrasi konflik Israel dan Iran. Rusia dan China merespons aksi serangan AS-Israel ke Iran. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konflik antara Israel dan Iran terus berlangsung.

Pihak Amerika Serikat pun ikut menyerang Iran.

Perwakilan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari pun turut merespons hal itu.

Ketiga negara itu secara resmi mengajukan resolusi bersama kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait perang Iran-Israel.

Mereka menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat dalam konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Seruan tersebut dibahas dalam sidang darurat Dewan Keamanan, pada Minggu (22/6/2025) malam waktu New York, The Guardian melaporkan.

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan membahas rancangan resolusi yang mengecam serangan militer AS terhadap situs nuklir Iran.

Resolusi itu juga menyerukan penghentian total semua aksi permusuhan.

China menyatakan AS merusak kredibilitasnya dan memperingatkan bahwa agresi militer dapat memperburuk ketegangan regional .

Rusia mengecam operasi udara AS–Israel terhadap Fordow, Natanz, dan Isfahan sebagai pelanggaran hukum internasional dan provokasi berbahaya, dikutip dari Time.

Pakistan bergabung dalam dukungan resolusi dan menyebut konflik itu sebagai ancaman terhadap keamanan global.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa konflik ini bisa menciptakan spiraling konflik dengan dampak parah terhadap jalur pelayaran energi dan perdamaian global.

Kendati begitu, Amerika Serikat kemungkinan besar akan memveto resolusi tersebut.

AS tampaknya bakal berasalah kalau Israel memiliki hak membela diri dan menyasar fasilitas nuklir Iran yang dianggap melanggar kesepakatan internasional, Hindustan Times melaporkan.

Iran sendiri mengancam akan mengambil "semua opsi terbuka" jika serangan militer berlanjut .

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved