Teror Bom
Hasil Pemeriksaan Densus 88 di Pesawat Saudi Airlines SV 5276 yang Diteror Bom
Densus 88 Antiteror Polri turut melakukan penyelidikan terkait ancaman bom ke pesawat Saudi Airlines SV 5276
Untuk informasi, Pesawat penumpang Saudi Airlines SI-576 penerbangan Jeddah - Jakarta mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut) Selasa (17/6/2025).
Pendaratan terpaksa dilakukan karena pilot menerima ancaman bom. PGS Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Anak Agung Ngurah, mengatakan peristiwa bermula saat pesawat Saudia Airlines SV-5726 berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Lalu, saat berada di udara, pilot menerima ancaman yang diduga membahayakan penumpang pesawat.
Namun, Anak Agung tidak mendetailkan ancaman yang dimaksud.
Selanjutnya, kata Anak Agung, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.
"Bandara terdekat saat Saudia SV-5726 melintas adalah Bandara Kualanamu. Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.44 WIB untuk menjalankan prosedur keamanan dan keselamatan," ungkap Anak Agung.
Selanjutnya, kata Anak Agung, menyikapi hal ini di saat bersamaan, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) yang terdiri dari unsur Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee) untuk memastikan prosedur Airport Contingency Plan berjalan baik dan sesuai ketentuan.
"Fokus utama setiap saat adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan juga pengguna jasa bandara," ujar Anak Agung.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Sebut Ada Bom, Pria Asal Sumba Penumpang NAM Air Ditangkap, Terancam Pidana Penjara |
|
|---|
| Kronologi Lion Air Terpaksa Ganti Pesawat Rute Jakarta-Kualanamu, Seorang Penumpang Teriak Soal Bom |
|
|---|
| Terulang, Pesawat Saudi Arabian Airlines Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu Sumut, Sebabnya Sama |
|
|---|
| Teror Bom Tadi Pagi di Rumah Petinggi KAMI Ahmad Yani, Tim Gegana Turun Tangan, Ini Faktanya |
|
|---|
| Serangan Teror Tewaskan 5 Orang, Bom Dipasang di Mobil, Korbannya Para Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pesawat-23532653.jpg)