TPPO di Sulut
Kasus Penggelapan Uang Donasi Almarhumah Nahtasya, Polda Sulut Diduga Tak Menahan Jovan
Perkembangan terbaru kasus dugaan penggelapan dana donasi pemulangan jenazah Nahtasya Antou, perempuan asal Sulut yang meninggal di Kamboja.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimana perkembangan terbaru kasus dugaan penggelapan dana donasi pemulangan jenazah Nahtasya Antou, perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, yang meninggal di Kamboja?
Kasus ini menyeret nama kekasih almarhumah, yakni Jovan, yang diduga menyalahgunakan dana donasi sebesar lebih dari Rp 300 juta.
Meski sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara dan disebut telah menyerahkan diri, Jovan hingga kini belum ditahan.
Informasi tersebut diperkuat oleh pengakuan salah satu sahabat Jovan yang enggan disebutkan namanya.
Kepada Tribunmanado.com, ia mengatakan bahwa Jovan telah kembali ke rumah dan hanya diminta wajib lapor.
"Kemarin saya ketemu dengan Jovan di lorong dan dia tidak ditahan oleh Polda Sulut," ujarnya, Sabtu (7/6/2025).
Bahkan menurut sumber tersebut, Jovan kini telah kembali menjalani profesinya sebagai pembuat tato.
"Dia sudah kembali buat tato," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kabid Humas Polda Sulut, SKBP Alamsyah Hasibuan belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Jovan.
Padahal, kasus ini sempat menyita perhatian publik di Sulut, terutama karena menyangkut dugaan penyalahgunaan dana kemanusiaan.
Sebelumnya, ayah almarhumah Nahtasya, Nelson Antou, mengungkap bahwa pihaknya telah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Sulut.
Ia berharap proses hukum berjalan transparan.
"Sudah ada penyidik yang minta keterangan kepada saya selaku pelapor," kata Nelson, Kamis (29/5/2025).
Ia menyebutkan bahwa salah satu poin utama laporan adalah dugaan penggelapan dana donasi yang seharusnya digunakan untuk pemulangan jenazah anaknya dari Kamboja ke Manado.
"Karena seharusnya uang donasi untuk dipakai untuk kepulangan jenazah Nahtasya, tetapi justru dipakai untuk main judi," ujarnya.
Sulut Zona Merah TPPO, Pengamat Minta Pemerintah Tak Hanya Jadi 'Pemadam Kebakaran' |
![]() |
---|
Sulawesi Utara Zona Merah TPPO Kamboja, Louis Schraam: Jangan Lelah Lakukan Mitigasi |
![]() |
---|
Sulawesi Utara dan Sumut Zona Merah TPPO ke Kamboja, Ini Sebabnya Menurut Kementerian BP2MI |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Negara yang Jadi Pintu Masuk TPPO Sulut ke Kamboja, Ini Modusnya |
![]() |
---|
Lawan TPPO ke Kamboja, Anggota DPRD Sulut Henry Walukow: Perkuat Sosialisasi ke Seluruh Masyarakat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.