Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat di Manado

Kronologi PNS Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Pantai Manado, Warga Geger

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial NS (40) yang semula ingin bersantai di pantai justru menjadi saksi penemuan mayat perempuan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
META AI
PENEMUAN - Ilustrasi penemuan mayat perempuan di tepi pantai. Gambar dibuat oleh Meta AI pada Jumat (30/5/2025). Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial NS (40) yang semula ingin bersantai di pantai justru menjadi saksi penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana tenang di pesisir Pantai Boulevard 2, Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, mendadak berubah mencekam. 

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial NS (40) yang semula ingin bersantai di pantai justru menjadi saksi penemuan mayat perempuan tanpa identitas.

Kronologi

Kejadian itu berlangsung pada Jumat (30/5/2025) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.

NS yang tinggal tak jauh dari lokasi awalnya hanya ingin menikmati udara pantai seperti biasanya.

Namun tak lama duduk, pandangannya tertuju pada sesosok tubuh yang mengapung di tengah air.

NS langsung berenang ke arah mayat tersebut dan berusaha menariknya ke tepian.

"NS kemudian berenang ke arah korban dan mencoba menarik tubuh tersebut ke pinggir pantai.

Sayangnya, korban sudah tidak bernyawa," ungkap Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono.

Tindakan NS segera mendapat respons dari seorang nelayan setempat berinisial SH (52) yang melihat kejadian itu.

SH langsung membantu menarik mayat tersebut dan menghubungi kepala lingkungan, TW. Laporan pun diteruskan ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Tuminting bersama Tim Inafis Polresta Manado segera turun ke lokasi kejadian.

Mereka langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan visum luar terhadap jenazah.

"Identitas korban hingga saat ini belum diketahui. Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian," jelas Agus Haryono.

Pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini dengan menggali keterangan para saksi dan melakukan pendalaman di lapangan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Tuminting atau Polresta Manado,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved