Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Populer Sulut

Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini Selasa 27 Mei 2025

Pemerintah Provinsi Sulut untuk rehabilitasi toilet sekolah di Sulut. Jumlah anggarannya Rp 9.3 Miliar. 

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
Kolase/Tribun Manado
BERITA POPULER - Kumpulan Berita Populer Sulawesi Utara Selasa 27 Mei 2025. (Kolase/Tribun Manado) 

"Kami keluarga sangat bersyukur kepada Tuhan anak saya sudah tiba di Manado," ujar Nelson Antou, ayah Nahtasya.

Nelson berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang sudah membantu kepulangan jenazah anaknya. "Terima kasih juga kepada Mercy Ponto dan Miss Yuni yang sudah membantu keluarga kami," ujar dia.

Di rumah duka, kerabat, tetangga dan mereka yang mengenal almarhumah telah menanti. Kata Nelson, pemakaman akan dilakukan pada Selasa (27/5) hari ini. "Besok ibadah pemakaman," ungkapnya.

Kata dia, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. “Kita percayakan proses hukum ini kepada Polda Sulut," kata dia.

Kata Nelson, keluarga sangat terpukul dengan apa yang dialami anaknya. Terutama masalah donasi yang dibuka oleh Mercy Pontoh, tetapi telah dipakai oleh Jovan, pacar Nahtasya, untuk main judi online.

"Kami merasa kehilangan dan terpukul, satu bulan lebih jenazah anak kami tertahan di sana. Bersyukur Tuhan baik mengirim orang-orang baik untuk membantu sehingga anak saya bisa dipulangkan ke Sulut," ungkapnya.

Ia mengaku tidak akan mencabut laporan di Polda Sulut. "Masalah pelaporan itu kami keluarga tidak cabut biar proses hukum berjalan," tuturnya.

Serahkan diri

Setelah jenazah Nahtasya tiba di rumah keluarganya, Jovan sang pacar datang menyerahkan diri ke Mapolda Sulut sekitar pukul 14.30. Tiba di Mapolda, ia langsung diperiksa oleh penyidik. Saat ditanya terkait uang donasi Jovan hanya tertunduk.

Jovan sebelumnya mengakui telah memakai uang donasi untuk bermain judi online. Uang donasi ditambah pemberian perusahaan tempat Nahtasya bekerja yang berjumlah Rp300 juta lebih diduga telah dipakai habis oleh Jovan.

Namun dari informasi yang diterima Tribun Manado, diduga ada uang donasi yang mengalir ke orang-orang Sulut. Hal itu diungkapkan oleh sumber Tribun Manado. "Ada beberapa orang juga terima uang dari  Jovan," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurutnya, Polda Sulut harus menyelidiki mengalir uang donasi ini. Pasalnya, uang donasi ini adalah bantuan untuk kepulangan jenazah Nahtasya.

Jovan saat menyerahkan diri di Polda Sulut masih bungkam ketika ditanya terkait siapa saja yang terima uang donasi tersebut. Ia berjalan sambil tertunduk, mukanya terlihat tanpa penyesalan sama sekali.

Nelson, ayah Nahtasya berharap Jovan bertanggung jawab. "Harus tanggung jawab karena sudah berbuat," ujar Nelson.

Kata Nelson, sebelumnya mereka memberi kesempatan kepada Jovan memberikan klarifikasi terkait uang donasi dan bantuan perusahaan yang masuk ke rekeningnya sekitar Rp300 juta lebih. Namun sampai pihaknya membuat laporan di Polda Sulut, Jovan tidak pernah mau membuka komunikasi dengan pihak keluarga.

"Jadi sekarang harus tanggung jawab. Saya tidak akan cabut laporan biar proses hukum terus berjalan," tuturnya. (edi/max)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved