Populer Sulut
Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini Selasa 27 Mei 2025
Pemerintah Provinsi Sulut untuk rehabilitasi toilet sekolah di Sulut. Jumlah anggarannya Rp 9.3 Miliar.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
MANADO, TRIBUN - Berikut kumpulan berita populer Sulawesi Utara (Sulut) hari ini Selasa (27/5/2025).
Ada informasi terkait dana yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulut untuk rehabilitasi toilet sekolah di Sulut. Jumlah anggarannya Rp 9.3 Miliar.
Berita lainnya yang juga menarik perhatian adalah Jenazah Nahtasya Antou, warga Sulut yang meninggal di Kamboja akhirnya tiba di Manado.
Baca selengkapnya.
1. Rp9,3 M Rehabilitasi Toilet 50 Sekolah di Sulut
GUBERNUR Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyiapkan angggaran Rp9,3 miliar untuk merehabilitas toilet di 50 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Sulawesi Utara. Dana tersebut disediakan pemerintah daerah agar sekolah tidak mengambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Rencana ini akan kita laksanakan, supaya kepsek juga tidak akan berpikir mengambil anggaran membangun toilet ini dari dana BOS," kata YSK seusai menghadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKSS) SMA, SMK dan SLB serta pengawas sekolah SMA/SMK Se-Sulut di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Senin (26/5/2025).
Kata YSK, kebijakan ini untuk membantu semua SMA, SMK, SLB se-Sulut. "Ini merupakan kebijakan kita, menjabarkan keinginan Presiden (Prabowo Subianto)," ujar dia.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Femmy Suluh mengatakan, anggaran pembangunan toilet merupakan dana efisiensi yang dikembalikan kepada pendidikan. Untuk sementara, baru 50 toilet.
"Bertahap dulu, karena ini belum bisa menjangkau semua," kata dia.
Kata Femmy, seleksi penetapan sekolah untuk pembangunan toilet berdasarkan Data Pokok Pendidikan.
"Di situ kita lihat data infrastruktur, mana sekolah yang paling membutuhkan, dan ini kami masuk keterwakilan dari semua kabupaten/kota," jelasnya.
Adapun 50 sekolah yang menerima dana rehabilitasi toilet, rinciannya 28 SMA, 18 SMK dan 4 SLB. Jika dibagi rata, setiap sekolah akan mendapatkan Rp186 juta untuk rehabilitasi toilet.
Saat menghadiri penutupan kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Jenjang SMA, SMK dan SLB se-Sulut Tahun 2025 pada 18 Maret 2025 lalu, YSK meminta para kepala sekolah memperhatikan kebersihan toilet di masing-masing sekolah. Pasalnya, kebanyakan ditemukan toilet kotor.
"Saya perintahkan untuk perbaiki dulu dan tata bagus toilet yang ada, agar siswanya yang mau pergi buang air itu enak kondisinya. Bahkan kalau ada yang mau baca buku di depan toilet pun situasinya baik," jelasnya.
Kata YSK, perintah kebersihan toilet juga sudah dia sampaikan kepada seluruh kepala daerah.
"Jadi sekali lagi semua toilet yang ada di Sulut harus bersih. Kita akan menghadapi pariwisata ke depan nanti, maka kita harus ajarkan anak-anak kita sejak saat ini," jelasnya
Pengamat pemerintahan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Manado (Unima) Goinpeace Tumbel menilai program rehabilitasi toilet memang merupakan kewajiban
Pemerintah Provinsi Sulut, khususnya untuk jenjang SMA/SMK.
"Ini langkah yang baik untuk meningkatkan kenyamanan belajar siswa. Tapi jangan lupa, perawatan fasilitas juga harus diperhatikan," kata dia.
Menurutnya, Sulut memang mengalami pertumbuhan dalam hal pembangunan, namun aspek pemeliharaan sering kali terabaikan. “Pembangunan banyak, tapi maintenance sering kali minim perhatian. Ini harus jadi perhatian utama ke depan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan potensi penyalahgunaan anggaran dalam proyek semacam ini. Karena itu, menurutnya, perlu ada pengawasan ketat dari DPRD maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Pengawasan harus ketat, jangan sampai anggaran besar ini malah disalahgunakan. DPR dan BPK harus benar-benar aktif mengawal,” tambahnya. (ren/pet/max)
2. Jenazah Nahtasya Antou Tiba, Jovan Serahkan Diri ke Polda Sulut
TANGIS pilu keluarga dan teman-teman pecah saat peti berisi jenazah Nahtasya Antou dikeluarkan dari ruang kargo Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin (26/5/2025) sekitar pukul 06.45 Wita.
Ia langsung dibawa ke rumahnya di Tikala Ares, Manado.
Nahtasya meninggal di Kamboja pada 10 April 2025. Almarhumah berangkat ke negara tersebut untuk mencari penghidupan yang layak. Sayang, ia terjebak dalam bisnis penipuan daring atau online scam.
Target pekerjaan yang tinggi membuat ia tak berdaya. Ia sakit dan akhirnya meninggal. Namun, pemulangan jenazah Nahtasya terkatung-katung karena tidak cukup dana untuk biaya pemulangan.
Teman korban sempat mengumpulkan donasi untuk membantu pemulangan. Saat donasi terkumpul sekira Rp200 juta, dana tersebut dikirimkan ke Jovan, pacar Natasha yang juga merupakan pekerja online scam. Sayang, donasi tersebut malah dipakai sendiri oleh sang pacar.
Namun, dengan upaya dari sejumlah pihak, termasuk pemerintah, jenazah Natasya akhirnya dapat dipulangkan.
"Kami keluarga sangat bersyukur kepada Tuhan anak saya sudah tiba di Manado," ujar Nelson Antou, ayah Nahtasya.
Nelson berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang sudah membantu kepulangan jenazah anaknya. "Terima kasih juga kepada Mercy Ponto dan Miss Yuni yang sudah membantu keluarga kami," ujar dia.
Di rumah duka, kerabat, tetangga dan mereka yang mengenal almarhumah telah menanti. Kata Nelson, pemakaman akan dilakukan pada Selasa (27/5) hari ini. "Besok ibadah pemakaman," ungkapnya.
Kata dia, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. “Kita percayakan proses hukum ini kepada Polda Sulut," kata dia.
Kata Nelson, keluarga sangat terpukul dengan apa yang dialami anaknya. Terutama masalah donasi yang dibuka oleh Mercy Pontoh, tetapi telah dipakai oleh Jovan, pacar Nahtasya, untuk main judi online.
"Kami merasa kehilangan dan terpukul, satu bulan lebih jenazah anak kami tertahan di sana. Bersyukur Tuhan baik mengirim orang-orang baik untuk membantu sehingga anak saya bisa dipulangkan ke Sulut," ungkapnya.
Ia mengaku tidak akan mencabut laporan di Polda Sulut. "Masalah pelaporan itu kami keluarga tidak cabut biar proses hukum berjalan," tuturnya.
Serahkan diri
Setelah jenazah Nahtasya tiba di rumah keluarganya, Jovan sang pacar datang menyerahkan diri ke Mapolda Sulut sekitar pukul 14.30. Tiba di Mapolda, ia langsung diperiksa oleh penyidik. Saat ditanya terkait uang donasi Jovan hanya tertunduk.
Jovan sebelumnya mengakui telah memakai uang donasi untuk bermain judi online. Uang donasi ditambah pemberian perusahaan tempat Nahtasya bekerja yang berjumlah Rp300 juta lebih diduga telah dipakai habis oleh Jovan.
Namun dari informasi yang diterima Tribun Manado, diduga ada uang donasi yang mengalir ke orang-orang Sulut. Hal itu diungkapkan oleh sumber Tribun Manado. "Ada beberapa orang juga terima uang dari Jovan," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Menurutnya, Polda Sulut harus menyelidiki mengalir uang donasi ini. Pasalnya, uang donasi ini adalah bantuan untuk kepulangan jenazah Nahtasya.
Jovan saat menyerahkan diri di Polda Sulut masih bungkam ketika ditanya terkait siapa saja yang terima uang donasi tersebut. Ia berjalan sambil tertunduk, mukanya terlihat tanpa penyesalan sama sekali.
Nelson, ayah Nahtasya berharap Jovan bertanggung jawab. "Harus tanggung jawab karena sudah berbuat," ujar Nelson.
Kata Nelson, sebelumnya mereka memberi kesempatan kepada Jovan memberikan klarifikasi terkait uang donasi dan bantuan perusahaan yang masuk ke rekeningnya sekitar Rp300 juta lebih. Namun sampai pihaknya membuat laporan di Polda Sulut, Jovan tidak pernah mau membuka komunikasi dengan pihak keluarga.
"Jadi sekarang harus tanggung jawab. Saya tidak akan cabut laporan biar proses hukum terus berjalan," tuturnya. (edi/max)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
berita populer
Sulawesi Utara
Berita Populer Sulawesi Utara
Populer Sulut
Sulut
berita populer sulut
YSK
Jovan
Nahtasya Antou
Kamboja
| 2 Berita Populer Februari 2026, Nama-nama Baru Pejabat Pemprov Sulut dan Perubahan Komisaris BSG |
|
|---|
| Populer Sulawesi Utara: Penemuan Kerangka di Kampung Jawa Tomohon dan Mayat Kapal KM Sabuk Nusantara |
|
|---|
| Populer Sulut Malam Ini: Oknum Dosen DM Terbukti Pelanggaran Berat, Harta Kekayaan Rektor Unima |
|
|---|
| Berita Populer Sulawesi Utara Rabu 11 Juni 2025 |
|
|---|
| Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini Selasa 20 Mei 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-Kumpulan-Berita-Populer-Sulawesi-Utara-Selasa-27-Mei-2025.jpg)