Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dampak Banjir di Boltim

Dampak Banjir di Bolaang Mongondow Timur: Saluran Air Rusak, Warga Terpaksa ke Sungai

Banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara, pada akhir April 2025 tidak hanya merendam pemukiman warga.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Nielton Durado.
BANJIR - Dampak banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, pada akhir April 2025. Kini warga kesulitan karena saluran air rusak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara, pada akhir April 2025 tidak hanya merendam pemukiman warga.

Banjir tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah saluran air Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola oleh UPTD PUPR Boltim.

Dari pantauan Tribunmanado.com, kerusakan saluran air ini berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari masyarakat di Boltim

Aktivitas penting seperti mandi, mencuci, hingga keperluan sanitasi lainnya terganggu. 

Banyak warga yang akhirnya terpaksa pergi ke sungai atau menumpang di rumah tetangga yang memiliki sumur dan pompa air.

Kepala UPTD PUPR Boltim, Winanda menjelaskan bahwa kerusakan terjadi di beberapa titik vital sistem SPAM.

“Ada beberapa kerusakan SPAM yang cukup vital," kata dia via telepon, Minggu 11 Mei 2025.

"Kerusakan intake SPM Tutuyan, pipa jaringan Togid, pipa jaringan Tutuyan, dan pipa jaringan SKPD, terdampak karena banjir," ujarnya. 

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki Kerusakan ini," ucap Winan sapaan akrabnya. 

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan akan segera dilakukan. 

"Secepatnya pasti kita perbaiki," tegas dia. 

Masyarakat berharap agar penanganan kerusakan ini dapat dipercepat.

Mengingat air bersih adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dapat diakses tanpa hambatan, bahkan di tengah bencana. 

Kondisi ini juga menjadi pengingat pentingnya sistem infrastruktur air yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana alam yang semakin tidak menentu. 

"Harapan kami bisa segera diperbaiki, karena kami sangat kesulitan tanpa air bersih," ujar Sinta salah seorang warga Tutuyan. (Nie)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 


 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved