Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Minyak Nilam

Harga Belum Stabil, Pemilik Penyulingan Akui Banyak Petani Titipkan Minyak Nilam

Hingga kini harga minyak Nilam di Bolaang Mongondow Raya (BMR) belum stabil.

|
Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Glendi Manengal
Tribun Manado / Sujarpin Dondo
MINYAK NILAM - Tong berisi ratusan liter minyak Nilam titipan petani dan tempat penyulingan minyak Nilam Latansa di Kelurahan Matali, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Hingga kini harga minyak Nilam di Bolaang Mongondow Raya (BMR) belum stabil.

Akibatnya banyak petani minyak Nilam yang memutuskan menitipkan minyak hasil panennya di tempat penyulingan.

Penyulingan Latansa Kota Kotamobagu misalnya mengakui bahwa ada ratusan liter minyak Nilam yang hingga kini masih dititipkan petani.

"Kurang lebih 100 liter lebih minyak Nilam yang di titip disini," ucap pemilik penyulingan latansa Kota Kotamobagu Randi Gustiran.

Pemilik Penyulingan minyak Nilam yang terletak di Kelurahan Matali ini mengaku hal ini terjadi sejak bulan lalu.

"Sudah dari bulan lalu makanya sudah sampai ratusan liter," ucapnya.

Disini saya punya beberapa tong untuk pengolahan gabah Nilam, harga untuk sekali proses penyulingan juga bervariasi.

" Ada tong yang ukuran besar,sedang dan kecil jadi hasil dari proses penyulingan beda-beda," ucapnya.

Dirinya berharap agar harga minyak Nilam bisa stabil tidak seperti sekarang dimana harga minyak Nilam tiba-tiba naik dan turun.

" Setidaknya ada kepastian harganya agar kami juga di penyulingan bisa mematok harga bagi petani," tandasnya.

(TribunManado.co.id/Pin)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved