Kasus Korupsi Incenerator
Perkembangan Kasus Incinerator DLH Manado: 3 Tersangka Ditetapkan, 2 Sudah Ditahan
Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado menetapkan tiga tersangka terkait kasus incinerator DLH Manado, dua di antaranya kini telah resmi ditahan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Yeshinta Sumampouw
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sempat mandek selama beberapa tahun.
Kini kasus dugaan korupsi pengadaan incinerator di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado tahun anggaran 2019 memasuki babak baru.
Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado menetapkan tiga tersangka, dua di antaranya kini telah resmi ditahan.
Kasus ini telah menjadi sorotan publik sejak tahun 2021.
Kala itu, Kejari Manado menyita empat unit incinerator beserta bangunan pelindungnya yang tersebar di Kelurahan Singkil II, Malendeng, Tingkulu, dan Teling Atas.
Penyitaan dilakukan berdasarkan izin dari Pengadilan Negeri Manado serta surat perintah dari Kepala Kejari Manado.
Pengadaan empat unit incinerator senilai Rp11,5 miliar itu diduga merugikan negara sebesar Rp9,6 miliar.
Namun, sejak awal penyelidikan hingga awal 2024, belum ada penetapan tersangka.
Baru pada 18 Februari 2025, Kejari Manado mengumumkan tiga nama tersangka, yakni:
- TJM, Mantan Kepala DLH Manado
- AA, Direktur PT Atakara Naratama Mitra
- FS, Direktur CV Jaya Sakti
Pada Senin, 5 Mei 2025, dua dari tiga tersangka resmi ditahan.
Mereka adalah TJM dan FS.
Keduanya ditahan usai menjalani pemeriksaan selama lima jam.
Dugaan Korupsi Insinerator Masih Didalami Kejari Manado, Ini Tanggapan Praktisi Hukum Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Segini Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Incenerator di DLH Manado |
![]() |
---|
Periksa Salah Satu Saksi Kasus Korupsi Incinerator, Kasi Pidsus Kejari Manado Dapat Ancaman |
![]() |
---|
Sosok Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Incenerator yang Kini Ditahan Kejari Manado |
![]() |
---|
Eks Kepala Dinas LH Manado Ditahan Kejari Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Incenerator |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.