Cuaca Ekstrem di Manado
Cuaca Ekstrem Landa Perairan Manado Sulut, Nelayan Tak Berani Melaut, Ada yang Berternak Ayam
Cuaca ekstrem melanda perairan Kota Manado, Sulawesi Utara, dalam beberapa hari terakhir.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Dewangga Ardhiananta
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca ekstrem melanda perairan Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini membuat para nelayan memilih untuk tidak melaut karena khawatir akan keselamatan mereka.
Lukman Lungkang, salah satu nelayan Malalayang, mengatakan bahwa sejak beberapa hari lalu dirinya bersama nelayan lain tak melaut.
“Cuaca seperti ini, lebih baik di rumah saja.
Ombaknya besar dan angin kencang,” ujar Lukman saat di wawancara, Kamis (24/4/2025).
Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem di Sulut: Banjir di Sangihe, Kapal Tak Bisa Sandar di Sitaro
Kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan para nelayan.
Tak adanya aktivitas melaut berarti mereka tidak memperoleh penghasilan.
“Kadang kalau cuaca mulai reda, kami coba turun ke laut sebentar.
Tapi karena cuaca cepat berubah, kami harus cepat-cepat kembali,” tambahnya.
Untuk menyiasati kondisi ini, beberapa nelayan mencari pekerjaan sampingan.
Ia mengungkapkan, sebagian dari mereka mulai berternak ayam sebagai alternatif pendapatan.
“Kalau uang sudah habis, ya tinggal jual ayam,” pungkasnya.
Amatan di lokasi, gelombang laut cukup tinggi, mencapai 1 hingga 2 meter dan menghantam bibir pantai.
Sejumlah perahu milik nelayan tampak terparkir di daratan, menandakan tidak adanya aktivitas melaut hari ini.
(TribunManado.co.id/Pet)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK
| Cuaca Ekstrem di Manado Sebabkan Dahan hingga Pohon Tumbang di Jalan 17 Agustus |
|
|---|
| Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Jalan Lumimuut Manado, Sempat Tak Bisa Dilewati |
|
|---|
| Dilanda Angin Kencang Semalam, Manado Pagi ini Mendung, BMKG: Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Angin Kencang Semalam, Ranting dan Dedaunan Berserakan di Jalan 17 Agustus Manado |
|
|---|
| Warga Sebut Sampah Jadi Pemicu Banjir di Kelurahan Sario Manado Akhir Pekan Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Potret-perahu-nelayan-di-area-bibir-Pantai-Malalayang-Kota-Manado.jpg)