Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wajib Tahu

Gagal Ginjal, Si Silent Disease: Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Orang dengan silent disease umumnya tidak merasakan sakit atau perubahan signifikan dalam tubuh mereka.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribunnews
KESEHATAN - Waspada 5 Penyebab Gagal Ginjal. Gagal Ginjal, Si Silent Disease: Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di balik tubuh yang tampak sehat, terkadang tersembunyi ancaman serius yang tak terlihat.

Inilah yang disebut sebagai Silent Disease penyakit yang berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala jelas di tahap awal.

Karena tidak terasa, banyak orang yang baru menyadari keberadaannya ketika kondisinya sudah cukup parah.

Beberapa contoh penyakit yang tergolong silent ini antara lain hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, kolesterol tinggi, penyakit ginjal kronis, hingga kanker stadium awal.

Baca juga: Daftar Harga Bahan di Pasar 66 Tagulandang Sabtu 19 April 2025, Warga Mengeluh Masih Mahal

Mereka sering disebut "pembunuh diam-diam" (silent killers) karena bisa merusak organ vital secara perlahan tanpa tanda-tanda yang nyata.

Orang dengan silent disease umumnya tidak merasakan sakit atau perubahan signifikan dalam tubuh mereka.

Misalnya, penderita hipertensi mungkin merasa sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa, padahal tekanan darahnya sudah jauh di atas normal dan membahayakan jantung serta pembuluh darah.

Inilah sebabnya mengapa deteksi dini sangat penting. Pemeriksaan kesehatan rutin, pola makan sehat, olahraga teratur, dan manajemen stres adalah langkah-langkah sederhana namun krusial untuk mencegah dan mengendalikan silent disease sebelum terlambat.

Jangan tunggu sampai gejala muncul. Karena dalam kasus silent disease, ketika gejala terasa, kerusakan bisa saja sudah terjadi.

Gagal ginjal terjadi ketika fungsi organ vital manusia ini hilang secara bertahap.

Tahapannya dibagi menjadi lima dengan stadium 5 adalah tingkatan akhirnya.

Ketika itu terjadi, ginjal tidak lagi bisa berfungsi normal dengan kemampuannya hilang sampai 90 persen, seperti yang dikutip dari National Kidney Foundation.

Oleh karena itu, orang dengan gagal ginjal pada akhirnya membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal untuk bisa bertahan hidup.

Sayangnya, gagal ginjal bukanlah penyakit yang mudah dideteksi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Decsa Medika Hertanto, Sp.PD menyebutnya sebagai “silent disease”.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved