Trump Pasang Tarif 125 Persen: Tiongkok Suntik Miliar Dolar ke Pasar Saham
Dana negara Tiongkok telah menggelontorkan miliaran dolar ke pasar saham untuk menstabilkan harga.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Beijing - Tiongkok mengambil sejumlah langkah untuk menstabilkan ekonominya, menurut Katrina Yu, koresponden Al Jazeera Tiongkok.
Dana negara Tiongkok telah menggelontorkan miliaran dolar ke pasar saham untuk menstabilkan harga.
Kementerian Perdagangan juga telah mengumumkan langkah-langkah untuk mendukung konsumsi domestik.
Namun, keputusan Trump untuk menghentikan tarif selama 90 hari bagi sebagian besar mitra dapat membuat perbedaan langsung, kata Yu.
“Meskipun Tiongkok tidak menerima penangguhan tarif, pada dasarnya semua mitra dagangnya menerima penangguhan ini. Itu akan dianggap baik bagi Tiongkok dan Xi Jinping,” katanya dikutip Al Jzeera.
“Meskipun ia tidak berbicara dengan Donald Trump saat ini, ia berbicara dengan mitra dagang lainnya.”
Presiden Tiongkok dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez hari ini di Beijing, dan minggu depan akan melakukan perjalanan ke Malaysia, Kamboja, dan Vietnam.
Kesepakatan belum tercapai karena tarif China akan mulai berlaku, kata Katrina Yu
Putaran tarif terbaru Beijing atas barang-barang AS akan mulai berlaku pada siang hari waktu setempat (04:00 GMT).
Dengan berlalunya waktu, koresponden Al Jazeera di China, Katrina Yu, mengatakan AS dan China menghadapi pertempuran yang berat.
China, misalnya, telah berjanji untuk berjuang sampai akhir, katanya.
"Saya pikir dalam mencapai kesepakatan, kita memiliki beberapa kendala. Ini adalah dua pemimpin yang kuat, tidak satu pun dari mereka ingin kehilangan muka, baik Donald Trump maupun [Presiden China] Xi Jinping. Dan mereka berdua menganggap satu sama lain tidak sopan," kata Yu dari Beijing dikutip Al Jazeera.
"Masalah lainnya adalah perbedaan atau bentrokan sistem, jika Anda mau. Trump telah berbicara tentang melakukan kesepakatan satu lawan satu dengan Xi Jinping, mengangkat teleponnya dan mengobrol langsung - tetapi bukan seperti itu yang terjadi di China," katanya.
Dalam secercah harapan, sebuah white paper yang dirilis kemarin oleh Beijing menekankan bahwa hubungan dagang AS-Tiongkok adalah "saling menguntungkan" dan "saling menguntungkan". Ia juga menekankan Beijing ingin kembali berdialog tetapi dengan kedudukan yang setara, katanya.
Sementara menyambut jeda Trump, Jepang telah menegaskan kembali seruannya agar pemerintahannya mempertimbangkan kembali tarif lainnya, termasuk bea masuk baja dan kendaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/100425-saham1.jpg)