Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paus Fransiskus Bertemu Raja Charles dan Ratu Camilla saat Pemulihan di Vatikan

Paus Fransiskus bertemu secara pribadi dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla di Vatikan.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Vincenzo Livieri
BERTEMU - Raja Inggris Charles III dan Ratu Camilla di Roma, Italia. Paus Fransiskus bertemu secara pribadi dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla di Vatikan. Paus Fransiskus bertemu secara pribadi dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla di Vatikan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Vatikan - Paus Fransiskus bertemu secara pribadi dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla di Vatikan selama kunjungan kenegaraan empat hari pasangan kerajaan itu ke Italia dan pada kesempatan ulang tahun pernikahan ke-20 mereka, Vatikan telah mengumumkan.

Kunjungan keluarga kerajaan Inggris pada hari Rabu adalah pertemuan pertama Paus yang diketahui sejak kembali ke Vatikan setelah lima minggu di rumah sakit karena pneumonia ganda yang mengancam jiwa.

Fransiskus telah merencanakan untuk menemui Charles, tetapi kunjungan kenegaraan resmi ke Vatikan ditunda karena kesehatan Paus.

Paus mengeluarkan undangan baru untuk audiensi pribadi, tetapi hal itu tergantung pada kesehatannya dan baru dikonfirmasi pada Rabu pagi. Kunjungan pada sore hari itu berlangsung sekitar 20 menit dan termasuk pertukaran hadiah secara pribadi.

Pernyataan Vatikan mengatakan, Paus mengucapkan selamat ulang tahun pernikahan kepada Charles dan Camilla, dan raja serta ratu membalas dengan mendoakan Paus agar cepat pulih.

Istana Buckingham mengatakan "Yang Mulia sangat gembira karena Paus cukup sehat untuk menjamu mereka, dan berkesempatan untuk menyampaikan harapan terbaik mereka secara langsung".

Dikutip Al Jazeera, Paus telah menjalani pemulihan di Vatikan sejak 23 Maret dan menampakkan diri kepada umat beriman di Lapangan Santo Petrus pada hari Minggu.

Ia didorong di kursi roda, mengenakan selang hidung untuk oksigen tambahan, dan mengucapkan selamat hari Minggu kepada khalayak dari depan altar sebelum disambut oleh para peserta Misa, beberapa di antaranya mencondongkan tubuh untuk mencium tangannya.

Sementara itu, Charles sedang dalam perjalanan pertamanya ke luar negeri tahun ini setelah dibawa ke rumah sakit karena efek samping terkait perawatan kanker yang sedang dialaminya .

Sebelumnya pada hari Rabu, Charles menjadi raja Inggris pertama dan pemimpin asing keempat yang menyampaikan pidato di sidang gabungan parlemen Italia. Dalam pidatonya, ia menekankan perlunya hubungan erat antara Italia dan Inggris, serta menyerukan persatuan dalam membela nilai-nilai bersama di tengah perang di Eropa .

"Negara kita berdiri di samping Ukraina di saat-saat dibutuhkan dan menyambut ribuan warga Ukraina yang membutuhkan tempat berlindung," katanya, mengacu pada perang Rusia-Ukraina dan memperingatkan bahwa gambaran perang kini kembali bergema di seluruh benua.

“Generasi muda kita dapat melihat berita setiap hari di ponsel pintar dan tablet mereka bahwa perdamaian tidak boleh dianggap remeh.”

Charles menambahkan bahwa angkatan bersenjata Italia dan Inggris “berdiri berdampingan” sebagai bagian dari aliansi NATO, seraya mencatat rencana bersama kedua negara untuk mengembangkan jet tempur baru dengan Jepang.

“Ini akan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan di negara kita dan menunjukkan betapa besar kepercayaan yang kita berikan kepada satu sama lain,” katanya.

Charles juga berbicara penuh semangat dalam pidatonya tentang ancaman yang dihadapi planet ini, mengingat pidato lain yang dia sampaikan di Italia 16 tahun lalu dan bagaimana “peringatan” yang dia buat saat itu tentang urgensi tantangan iklim “secara menyedihkan dibuktikan oleh kejadian-kejadian”.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved