Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Protes di Pengadilan Turki terkait Wali Kota Istanbul Imamoglu: Ini Respons Erdogan

Puluhan ribu orang di kota-kota di seluruh Turki melakukan protes pada hari Sabtu terhadap penangkapan seorang politisi oposisi terkemuka.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/EPA/Erdem Sahin
UNJUK RASA - Para pengunjuk rasa membawa bendera saat mereka mencoba berbaris menuju Lapangan Taksim dari kantor pusat Pemerintah Kota Istanbul. Puluhan ribu orang di kota-kota di seluruh Turki melakukan protes pada hari Sabtu terhadap penangkapan seorang politisi oposisi terkemuka. 

Menurut kantor berita Turki, Anadolu Agency (AA), jaksa Istanbul mengatakan Imamoglu memimpin organisasi kriminal yang terlibat dalam penipuan sistematis, pengaturan tender, penggelapan, dan penyuapan.

Ia juga dituduh membantu Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa dianggap sebagai kelompok teroris.

"Jaksa menuduh Imamoglu mengambil bagian dalam inisiatif 'konsensus perkotaan' yang terkait dengan Kongres Demokratik Rakyat [HDK], entitas PKK yang pro-teroris, sebelum pemilihan lokal Turki pada Maret 2024," lapor AA.

Menurut media Turki, "konsensus perkotaan" merupakan upaya untuk memberi aktor Kurdi lebih banyak pengaruh dalam politik kota.

Pada hari Minggu, pengadilan memutuskan bahwa Imamoglu akan dipenjara tanpa jaminan sambil menunggu persidangan atas tuduhan korupsi.

Namun, tuduhan "terorisme" dibatalkan. Pengadilan Turki menahan tuduhan korupsi tersebut, dengan mengatakan: "Meskipun ada kecurigaan kuat membantu organisasi teroris bersenjata, karena telah diputuskan bahwa ia akan ditangkap karena kejahatan keuangan, (penangkapannya) tidak dianggap perlu pada tahap ini."

Karena Imamoglu tidak didakwa dengan tuduhan "teror", pengadilan tidak akan dapat menunjuk wali amanat pemerintah untuk kotamadya Istanbul, Sinem Koseoglu dari Al Jazeera melaporkan, menambahkan bahwa wali kota akan dipilih dari dalam dewan kotamadya.

Imamoglu membantah tuduhan tersebut.

"Hari ini, selama interogasi, saya melihat bahwa saya dan rekan-rekan saya dihadapkan pada tuduhan dan fitnah yang tak terbayangkan," kata Imamoglu pada hari Sabtu dalam pembelaannya selama sidang, menurut sebuah dokumen yang dilihat oleh kantor berita Reuters.

"Saya dengan tegas menolak semua tuduhan."

Dia telah memposting di halamannya di X, yang sebelumnya bernama Twitter, ucapan terima kasih kepada para aktor internasional karena telah mendukungnya dan para pengunjuk rasa yang turun ke jalan.

Pada hari Jumat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pidato publik di mana ia mengatakan sistem peradilan harus dibiarkan menjalankan tugasnya tanpa campur tangan.

Ia mengecam protes tersebut, menyebutnya sebagai "teror jalanan" dan berkata: "Kami tidak akan menerima gangguan terhadap ketertiban umum.

"Menunjuk ke jalan alih-alih ruang pengadilan untuk membela pencurian, penjarahan, pelanggaran hukum, dan penipuan adalah tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab," kata Erdogan.

"Sama seperti kita belum menyerah pada terorisme jalanan hingga saat ini, kita juga tidak akan tunduk pada vandalisme di masa mendatang."

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved