Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penembakan di Tambang Sulut

Daftar 8 Anggota Polda Sulawesi Utara yang Terlibat Penembakan Warga Basaan Diperiksa Propam

“Bid Propam Polda Sulut melakukan pemeriksaan terhadap 8 personel Polda Sulut yang diduga berada di TKP di area lokasi tambang Alason Ratatotok,"

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.com/Rhendi Umar
KONFERENSI PERS - Polda Sulawesi Utara menggelar konferensi pers dugaan penembakan seorang warga Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Mitra, Sulut, hingga tewas, Selasa (11/3/2025). Peristiwa tersebut terjadi di pertambangan ilegal Ratatotok. 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Polda Sulawesi Utara tengah memproses 8 anggota Polda Sulawesi Utara yang diduga terlibat penembakan yang menewaskan seorang warga Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). 

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi menegaskan Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie sudah memerintahkan agar polisi yang melakukan pelanggaran agar diproses secara tegas.

"Bertindak tidak sesuai dengan prosedur pasti akan kita kenakan hukuman yang seberat-beratnya, kita proses tuntas. Namun mohon juga buat masyarakat supaya bisa bersabar agar proses ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal," jelasnya saat konferensi pers, Selasa (11/3/2025).

Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Sulut juga sudah melakukan olah TKP dan autopsi. 

“Bid Propam Polda Sulut melakukan pemeriksaan terhadap 8 personel Polda Sulut yang diduga berada di TKP di area lokasi tambang Alason Ratatotok," jelasnya.

Berikut daftar anggota Polda Sulut yang diperiksa: 

  • Aipda HT (Yanma Polda Sulut)
  • Bripka MN (Ditnarkoba Polda Sulut)
  • Bripka AL (Satbrimob Polda Sulut)
  • Bripka MLL (Satbrimob Polda Sulut)
  • Bripka WKD (Satbrimob Polda Sulut)
  • Bripka FM (Satbrimob Polda Sulut)
  • Bripka HL (Satbrimob Polda Sulut)
  • Bripka HS (Satbrimob Polda Sulut)

Sebelumnya, seorang warga Desa Basaan tewas terkena tembakan di lokasi pertambangan ilegal. 

Polda Sulawesi Utara melaksanakan press conference peristiwa meninggalnya seorang warga Desa Basaan Kecamatan Ratatotok yang diduga jadi korban penembakan oknum anggota Brimob, Selasa (11/3/2025)
Polda Sulawesi Utara melaksanakan press conference peristiwa meninggalnya seorang warga Desa Basaan Kecamatan Ratatotok yang diduga jadi korban penembakan oknum anggota Brimob, Selasa (11/3/2025) (tribunmanado.co.id/Rhendi Umar)

Korban diketahui bernama Fernando Tongkotow yang biasa dipanggil Edo. 

Terduga pelaku disebut-sebut adalah oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Utara

Dari informasi yang diterima Tribunmanado.com, peristiwa ini terjadi pada Senin (10/3/2025) sekira pukul 01.30 Wita.

Korban terkena tembakan di bagian kepala sebelah telinga. 

Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Beri Tembakan Peringatan

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi dalam keterangannya mengatakan kejadian ini  bermula saat sekelompok orang tak dikenal diperkirakan 50 orang, datang ke lokasi Alason Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. 

Baca juga: Arti Mimpi Mencuci Muka, Ternyata Bisa Jadi Pertanda Baik, Ini Tafsir Lengkapnya

Baca juga: Lirik Lagu Hey Daddy - Daddys Home - Usher, Viral Medsos

Mereka membawa senjata tajam jenis samurai, parang dan senapan angin, ke lokasi tambang ilegal berlokasi di Alason Kecamatan Ratatotok.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved