Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Trump Berkomitmen Mendukung Pakta Pertahanan Bersama NATO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkomitmen pada pakta pertahanan bersama NATO.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Pool via AP/Carl Court
KOMITMEN - Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Trump berkomitmen pada pakta pertahanan bersama NATO. 

Starmer menyinggung kesepakatan itu dengan terlebih dahulu memuji presiden AS karena mendorong negosiasi perdamaian ke depan.

"Anda telah menciptakan momen peluang luar biasa untuk mencapai kesepakatan perdamaian bersejarah, kesepakatan yang menurut saya akan dirayakan di Ukraina dan di seluruh dunia," kata Starmer, sebelum beralih ke peringatan.

"Itulah hadiahnya, tetapi kita harus melakukannya dengan benar," lanjutnya. “Tidak mungkin perdamaian yang menguntungkan pihak penyerang atau yang memberi dorongan bagi rezim seperti Iran.”

“Sejarah harus berpihak pada pembawa perdamaian, bukan penjajah. Jadi taruhannya, tidak bisa lebih tinggi lagi, dan kami bertekad untuk bekerja sama untuk menghasilkan kesepakatan yang baik.”

Trump akan bertemu dengan Zelenskyy di Gedung Putih pada hari Jumat, di mana kedua pemimpin diharapkan untuk menuntaskan kesepakatan yang akan memberi AS akses ke mineral tanah jarang Ukraina atas perintah Trump.

Tidak jelas jaminan keamanan apa yang akan diterima Ukraina sebagai imbalannya. Namun, Trump pada hari Kamis berulang kali menggambarkan masa depan di mana orang Amerika akan “menggali-gali-menggali” di tanah Ukraina untuk memanen mineral.

Dia juga membenarkan negosiasinya dengan Rusia, menekankan pentingnya melibatkan “kedua belah pihak” dalam konflik.

“Saya pikir kita akan mencapai perdamaian yang sangat sukses, dan saya pikir itu akan menjadi perdamaian yang bertahan lama, dan saya pikir itu akan terjadi dengan cepat,” kata Trump. “Jika tidak terjadi dengan cepat, mungkin tidak akan terjadi sama sekali.”

Starmer menegaskan kembali komitmen terhadap solusi dua negara
Konflik global lain juga sempat diangkat: perang Israel di Gaza.

Sejak Januari, gencatan senjata yang rumit telah terjadi di daerah kantong Palestina tersebut, yang telah dihantam oleh pemboman Israel selama 15 bulan, serta serangan darat.

Lebih dari 48.365 warga Palestina telah tewas, meskipun Kantor Media Pemerintah Gaza memperkirakan jumlahnya mencapai 61.709, termasuk jenazah yang masih terkubur di bawah reruntuhan.

Sebuah komite khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menemukan bahwa Israel telah menggunakan taktik di Gaza yang “konsisten dengan genosida”. Bahkan dengan gencatan senjata, warga Palestina terus meninggal karena suhu beku melanda wilayah tersebut, yang hanya memiliki sedikit bangunan tersisa untuk melindungi penduduk dari hawa dingin.

Trump memicu kecaman internasional awal bulan ini ketika ia mengumumkan AS akan “mengambil alih” Gaza, menggusur penduduknya secara permanen demi membangun resor bergaya riviera.

Sementara Trump mengunggah video buatan AI minggu ini yang menampilkan gambaran seperti apa resor itu nantinya, ia telah menarik kembali usulannya untuk "memiliki" Gaza, dan menganggapnya sebagai saran.

Pada hari Kamis, Trump menghindari mengatakan sesuatu yang bersifat menghasut, dan berbicara secara umum.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved