Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terowongan Kereta Api India Runtu: 42 Pekerja Masih Terjebak

Lebih banyak tim penyelamat bergabung dalam pencarian pekerja yang terjebak dalam runtuhnya terowongan di India.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Reuters/Stringer
PENYELAMATAN - Anggota Pasukan Tanggap Bencana Nasional membawa peralatan mereka setelah sebagian terowongan runtuh di distrik Nagarkurnool di negara bagian Telangana, India. Lebih banyak tim penyelamat bergabung dalam pencarian pekerja yang terjebak dalam runtuhnya terowongan di India. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, New Delhi - Lebih banyak tim penyelamat bergabung dalam pencarian pekerja yang terjebak dalam runtuhnya terowongan di India.

Operasi terus berlanjut pada hari ketujuh untuk menyelamatkan beberapa pekerja yang masih terjebak di terowongan yang runtuh sebagian di India selatan.

Peralatan yang lebih berat telah dikerahkan untuk mempercepat pencarian saat Kereta Api Pusat Selatan India mengumumkan pada hari Jumat bahwa tim penyelamatnya telah bergabung dalam misi untuk menemukan pekerja yang terjebak di kota Nagarkurnool di negara bagian Telangana.

Juru bicara A Sridhar mengatakan para ahli perkeretaapian memiliki keahlian dalam memotong logam berat menggunakan peralatan seperti pemotong plasma dan mesin pemotong Brocho. Mesin bor, penutup jendela bermutu tinggi, dan mesin penghapus puing juga dibawa ke lokasi untuk membantu tim penyelamat, kata A Sridhar dikutip Al Jazeera.

Pasukan tanggap bencana nasional India sebelumnya telah bergabung dalam upaya penyelamatan pada malam kejadian, 22 Februari.

Kecelakaan itu terjadi setelah masuknya air dan tanah secara tiba-tiba menyebabkan sebagian terowongan ambruk.

Menteri Pariwisata Negara Bagian Jupally Krishna Rao mengatakan kepada wartawan awal minggu ini bahwa 42 pekerja berenang mencari tempat aman tak lama setelah reruntuhan bangunan, seraya menambahkan bahwa tim penyelamat telah memanggil pekerja yang terjebak melalui reruntuhan tetapi belum mendapat tanggapan apa pun.

Laporan mengatakan sistem ventilasi terowongan tetap berfungsi, yang menjamin pasokan oksigen bagi para pekerja yang terjebak.

Pada hari Kamis, Menteri Irigasi Telangana Uttam Kumar Reddy memberikan jaminan bahwa operasi penyelamatan akan selesai dalam dua atau tiga hari ke depan, dan pekerjaan terowongan akan dilanjutkan dalam dua atau tiga bulan.

"Ini adalah insiden yang sangat disayangkan, tetapi kami berkomitmen untuk membawa mereka keluar dengan selamat," kata Reddy kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan terkoordinasi sedang dilakukan.

Kecelakaan di lokasi konstruksi infrastruktur besar sering terjadi di India.

Pada tahun 2023, 41 pekerja India diselamatkan setelah operasi maraton selama 17 hari membantu menarik mereka keluar dari terowongan jalan Himalaya yang runtuh sebagian di negara bagian utara Uttarakhand. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved