Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Poin-poin Penting Pertemuan Presiden Trump dengan PM Modi dari India

Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Kamis menjadi pemimpin dunia keempat yang mengunjungi Donald Trump di Gedung Putih.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Al Jazeera
PERTEMUAN - Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Kamis menjadi pemimpin dunia keempat yang mengunjungi Donald Trump di Gedung Putih. Kedua mencapai beberapa kesepakatan di bidang ekonomi dan militer. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Kamis menjadi pemimpin dunia keempat yang mengunjungi Donald Trump di Gedung Putih sejak dimulainya masa jabatan keduanya sebagai presiden Amerika Serikat.

Hubungan Trump dan Modi dijuluki sebagai "bromance" di beberapa media – dan kedekatan itu terus membara kuat selama pertemuan terakhir mereka.

Kedua pemimpin saling memuji satu sama lain, sementara secara terbuka menghindari lebih banyak pokok bahasan yang sensitif.

Yang paling utama di antaranya adalah pertanyaan tentang "tarif timbal balik" yang baru diumumkan Trump, di mana ia mengusulkan untuk menjawab pajak impor asing atas barang-barang AS dengan tarif yang sama dengan yang dikenakan masing-masing negara.

Dikutip Al Jazeera, Trump telah lama mengkritik India karena tarifnya yang tinggi atas barang-barang asing, bahkan dilaporkan menyebut Modi sebagai "raja tarif".

Namun pada pertemuan hari Kamis, kedua pemimpin mengumumkan bahwa mereka akan mengejar "kerangka kerja" untuk kerja sama yang lebih besar.

“Perdana Menteri Modi dan saya telah sepakat bahwa kami akan berunding untuk mengatasi kesenjangan yang sudah berlangsung lama,” kata Trump, mengacu pada hubungan dagang AS-India.

“Namun sebenarnya, kami menginginkan tingkat persaingan tertentu, yang menurut kami benar-benar berhak kami dapatkan.”

Namun kerangka kerja yang baru diumumkan tersebut melampaui pajak impor, mencakup kolaborasi dalam perjalanan luar angkasa, keamanan internasional, dan perdagangan energi.

Berikut adalah empat hal penting dari pertemuan mereka.

Modi Mendukung MAGA Trump

Kedua pemimpin sayap kanan, Modi dan Trump, sama-sama menghadapi tuduhan kemunduran demokrasi di negara mereka.

Kedua pemimpin tersebut juga baru-baru ini memenangkan pemilihan ulang di negara masing-masing: Modi pada bulan Juni, dan Trump pada bulan November lalu.

Sebagian besar penampilan publik mereka pada hari Kamis didedikasikan untuk menegaskan komitmen mereka satu sama lain, dengan Trump memuji Modi sebagai “pemimpin hebat” dan Modi menyebut Trump sebagai “teman”.

Di tengah-tengah tepuk tangan, Modi menarik kebanggaan Trump dengan slogannya, "Make America Great Again", yang menawarkan sentuhan India pada semboyan tersebut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved