Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Boltim

Update Kondisi Pasca Gempa Bolaang Mongondow Timur, Belasan Rumah Rusak hingga 35 Jiwa Terdampak

Selain merusak belasan rumah, gempa juga mengakibatkan satu unit fasilitas ibadah rusak sedang dan 35 jiwa terdampak.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Dok.Polsek Nuangan
GEMPA BUMI: Rumah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 26 Februari 2025. Rumah tersebut milik mantan Kepala Desa Jiko Belanga. Update Kondisi Pasca Gempa Bolaang Mongondow Timur, Belasan Rumah Rusak hingga 35 Jiwa Terdampak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak update informasi terkini pasca Gempa Bolaang Mongondow Timur, Belasan Rumah Rusak.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 guncang Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Rabu 926/2/2025) pukul 05.55 WIB.

Akibatnya sebanyak 11 unit rumah rusak.

Selain merusak belasan rumah, gempa juga mengakibatkan satu unit fasilitas ibadah rusak sedang dan 35 jiwa terdampak.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusat gempa berada di laut kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini," ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Masyarakat diminta tetap waspada

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bersama tim gabungan terus melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi kejadian serta pembersihan material rumah rusak.

BNPB mengimbau kepada semua unsur pemerintah daerah dan warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

"Serta mengikuti informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan instruksi petugas berwenang terkait evakuasi maupun langkah kedaruratan ketika terjadi gempa bumi," paparnya.

Rumah Rusak Akibat Gempa di Boltim Ternyata Milik Mantan Kades Jiko Belanga

Gempa bumi berkekuatan 6,0 Magnitudo yang mengguncang Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara (Sulut), ternyata membuat satu rumah rusak.

Rumah tersebut diketahui milik dari mantan Kepala Desa Jiko Belanga Almarhum Hitlet Laehe. 

Hal ini dikonfirmasi Kapolsek Nuangan Ipda Reynold Wowor.

Melalui saluran telepon, Rabu 26 Februari 2025, ia membeberkan kerusakan rumah tersebut cukup parah.

"Ada atap hingga dinding yang rusak berat," kata dia. 

Meski begitu, ia menegaskan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kalau korban jiwa tak ada," ungkapnya.

"Saat kejadian, rumah tersebut tak ada orangnya," ucap dia. 

Sebelumnya diketahui, Gempa berkekuatan 6.0 Magnitudo mengguncang Kabupaten Boltim, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 26 Februari 2025. 

Gempa tersebut terasa hingga di Kota Manado.

Beberapa warga Boltim tepatnya yang ada di Kecamatan Tutuyan sempat panik pasca gempa tersebut.

Bahkan, para warga sempat berterima Allahu Akbar dan keluar dari rumahnya.

"Kami sangat panik. Sempat keluar rumah pascagempa," ujar Shinta Masnapi salah satu warga via telepon.

Menurutnya, hampir semua warga yang ada disekitar rumahnya berteriak.

"Tadi sempat banyak yang panik, tapi sekarang Alhamdulillah sudah tenang lagi," katanya.

Meski terasa begitu kuat, namun warga Tutuyan lega setelah ada pemberitahuan dari BMKG.

"Kami baca tidak berpotensi Tsunami, jadi sekarang sudah kembali ke rumah," tandasnya.

Kompas.com

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved