Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Trump Ancam Tarif 25 Persen kepada UE: Klaim Blok Itu Menipu AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif sebesar 25 persen atas impor dari Uni Eropa.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Jose Luis Magana
PESIMIS - Presiden AS Donald Trump. Konsumen Amerika semakin pesimis terhadap perekonomian dalam waktu satu bulan setelah Trump menjabat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif sebesar 25 persen atas impor dari Uni Eropa, dengan mengklaim bahwa blok tersebut diciptakan untuk "menipu" negaranya.

Berbicara pada pertemuan pertama kabinetnya pada hari Rabu, Trump mengatakan keputusan tentang tarif telah dibuat dan akan diumumkan "segera".

"Secara umum, tarifnya akan sebesar 25 persen," kata Trump kepada wartawan. "Dan itu akan berlaku untuk mobil dan semua barang lainnya."

Kembali ke pokok pembicaraannya yang biasa bahwa AS diperlakukan tidak adil dalam perdagangan, Trump mengklaim bahwa serikat yang beranggotakan 27 negara itu tidak menerima mobil dan produk pertanian AS sementara AS mengambil "semuanya dari mereka".

UE saat ini mengenakan tarif sebesar 10 persen atas impor kendaraan AS, yang merupakan empat kali lipat tarif AS atas impor mobil penumpang Eropa. AS juga mengenakan tarif sebesar 25 persen atas truk pikap impor.

"Lihat, mari kita jujur, Uni Eropa dibentuk untuk menipu Amerika Serikat," kata Trump.

“Itulah tujuannya, dan mereka telah melakukannya dengan baik. Namun sekarang saya presiden.”

Komentar Trump menuai tanggapan cepat dari Komisi Eropa, badan eksekutif blok tersebut, yang mengatakan bahwa kawasan pasar tunggal terbesar di dunia itu telah menjadi “anugerah” bagi AS.

“UE akan bereaksi tegas dan segera terhadap hambatan yang tidak dapat dibenarkan terhadap perdagangan bebas dan adil, termasuk ketika tarif digunakan untuk menantang kebijakan yang sah dan tidak diskriminatif,” kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

“UE akan selalu melindungi bisnis, pekerja, dan konsumen Eropa dari tarif yang tidak dapat dibenarkan.”

Pengamat lain di Eropa memberikan tanggapan yang lebih tajam terhadap klaim Trump.

“Trump membenci UE,” kata Gérard Araud, mantan duta besar Prancis untuk AS, di X. “Dia tidak tahu persis apa itu, tetapi dia membencinya.”

Carl Bildt, perdana menteri Swedia dari tahun 1991 hingga 1994, mengatakan bahwa Trump memiliki pandangan yang "sangat menyimpang" tentang sejarah UE.

"UE sebenarnya dibentuk untuk mencegah perang di benua Eropa," kata Bildt pada X.

Serangan perdagangan terbaru Trump terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Brussels atas pendekatan "America First" pemerintahannya terhadap urusan internasional.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved