Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korupsi Insinerator Manado

Warga Manado Sulawesi Utara Sayangkan Insinerator Tak Berfungsi, Anggaran Miliaran Rupiah Sia-Sia

Salah satu mesin insinerator tersebut dipasang di Pasar Restorasi, Jalan Kayu Bulan, Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang.

Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw
MESIN PEMBAKAR SAMPAH - Insinerator yang tak berfungsi di Jalan Kayu Bulan, Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu 19/2/2025. Masyarakt mengaku tidak merasakan manfaat dari proyek ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Warga menyayangkan kondisi insinerator di Pasar Restorasi Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara yang terbengkalai dan tak bisa difungsikan. 

Mesin yang seharusnya membantu pembakaran sampah ini justru mangkrak dan tidak sesuai harapan.

Salah satu warga sekitar bernama Eto menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. 

Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan pemerintah jadi tak berguna karena masyarakat tidak merasakan manfaat dari proyek ini.

"Sekarang mesin ini tinggal jadi besi tua. Rugi sekali. Lebih baik uang itu digunakan untuk mensejahterakan rakyat. Mungkin awalnya mesin ini dibuat untuk membantu pengelolaan sampah, tapi realitanya masyarakat tidak mendapat dampak yang berarti," ujar dia kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (19/2/2025).

Sampah tetap menumpuk di berbagai sudut kota, sementara mesin ini hanya dibiarkan berkarat. 

"Kalau dari awal sudah tidak ada rencana yang jelas untuk operasionalnya, buat apa diadakan? Seharusnya pemerintah lebih bijak dalam merencanakan proyek seperti ini," ujar Eto dengan nada kecewa.

*Foto Petrick Sasauw / MESIN BAKAR SAMPAH - Potret Mesin Incinerator yang tak
MESIN PEMBAKAR SAMPAH - Insinerator yang tak berfungsi di Jalan Kayu Bulan, Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu 19/2/2025. Masyarakt mengaku tidak merasakan manfaat dari proyek ini.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mengadakan sekitar lima unit insinerator pada 2019 di era kepemimpinan Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan. 

Salah satu mesin insinerator tersebut dipasang di Pasar Restorasi, Jalan Kayu Bulan, Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang.

Saat dikunjungi Tribunmanado.co.id pada Rabu (20/2/2025), kondisi mesin tampak memprihatinkan. 

Sama seperti pasar tersebut, insinerator ini terbengkalai dan tidak berfungsi. 

Mesin tersebut berada di bangunan semi permanen berukuran sekitar 5x5 meter dengan tinggi sekitar 7 meter. 

Rumput liar mulai menutupi struktur bangunan, bahkan hingga ke bagian mesin.

Bagian dalam bangunan terlihat kotor.

Baca juga: Berita Populer Bitung 19 Februari 2025: 12 ASN Disanksi Akibat Tak Netral saat Pilkada, 1 Dipecat

Baca juga: Link Live Streaming PSG vs Brest 20 Februari 2025, Kick Off Pukul 03.00 WIB

Mesin insinerator terdiri dari beberapa komponen utama termasuk ruang bakar berbentuk silinder berwarna biru, sistem pipa yang mengarah ke cerobong asap, serta rangka besi yang dilindungi dengan kawat besi sebagai pengaman. 

Namun, kondisi mesin kini sudah berkarat, mulai dari baut hingga komponen lainnya.

Cerobong asap yang menjulang tinggi juga mulai berkarat, sementara instalasi listrik pada alat tersebut tampak rusak.

Mesin ini bermerek Dodika Insinerator.

Seorang warga sekitar mengungkapkan bahwa mesin tersebut sudah lama tidak digunakan. 

Ia bahkan tidak mengetahui kapan terakhir kali mesin tersebut beroperasi.

"Selama empat bulan saya di sini, mesin ini sudah tidak pernah digunakan," ujar warga tersebut.

MESIN PEMBAKAR SAMPAH - Insinerator yang tak berfungsi di Jalan Kayu Bulan
MESIN PEMBAKAR SAMPAH - Insinerator yang tak berfungsi di Jalan Kayu Bulan, Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu 19/2/2025. Masyarakt mengaku tidak merasakan manfaat dari proyek ini.

Warga berharap pemerintah dapat bertanggung jawab atas pengadaan alat yang kini terbengkalai ini dan mencari solusi agar anggaran yang sudah dikeluarkan tidak benar-benar sia-sia.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved