Breaking News
Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mesir Rencanakan Rekonstruksi Gaza untuk Melawan Pengambilaliha Trump

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, telah mengonfirmasi Kairo ‘sedang aktif mengembangkan’ rencana rekonstruksi untuk Gaza.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Mohamed Arafat
REKONSTRUKSI - Buldoser dengan bendera Mesir dan Qatar menunggu untuk memasuki Gaza di perbatasan Rafah pada 13 Februari 2025. Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, telah mengonfirmasi Kairo ‘sedang aktif mengembangkan’ rencana rekonstruksi untuk Gaza. 

Pada hari Senin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia tetap "berkomitmen" terhadap rencana Trump untuk "menciptakan Gaza yang berbeda". Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga telah berada di Arab Saudi minggu ini untuk mendorong rencana Trump.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan pada hari Senin bahwa ia akan membentuk direktorat khusus untuk "keberangkatan sukarela" warga Palestina dari daerah kantong pantai tersebut.

Kantor Katz mengatakan bahwa Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah Israel (COGAT) mengajukan proposal awal yang akan memberikan "bantuan ekstensif" kepada "setiap penduduk Gaza yang ingin beremigrasi ke negara ketiga" untuk melakukannya.

Netanyahu telah berjanji bahwa "baik Hamas maupun Otoritas Palestina" tidak akan memerintah Gaza setelah berakhirnya perang Israel selama 15 bulan di daerah kantong itu, yang telah menewaskan lebih dari 48.000 warga Palestina dan memicu krisis kemanusiaan di daerah kantong itu.

Hamas telah mengatakan bahwa mereka bersedia menyerahkan kekuasaan, dengan seorang juru bicara mengatakan kepada AP pada hari Minggu bahwa kelompok itu akan menerima perumusan pemerintahan persatuan Palestina tanpa partisipasinya atau komite teknokrat untuk menjalankan daerah kantong itu. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved