Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Drone Rusia Hancurkan Pembangkit Listrik Ukraina: 46 Ribu Warga Kedinginan

Serangan pesawat tak berawak Rusia telah merusak pembangkit listrik termal di Mykolaiv di Ukraina selatan semalam.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
TM/Al Jazeera
PIDATO - Tangkapan layar video Pemimpin Ukraina Volodymir Zelensky pidato di Munich Jerman pekan lalu. Serangan pesawat tak berawak Rusia telah merusak pembangkit listrik termal di Mykolaiv di Ukraina selatan semalam 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Serangan pesawat tak berawak Rusia telah merusak pembangkit listrik termal di Mykolaiv di Ukraina selatan semalam, menyebabkan 46.000 konsumen tanpa pemanas karena suhu turun di bawah titik beku, kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal.

“Ini dilakukan secara sengaja agar orang-orang tidak mendapatkan penghangat di suhu di bawah nol derajat dan menciptakan bencana kemanusiaan,” kata Shmyhal melalui aplikasi perpesanan Telegram.

Rusia menyerang Ukraina dengan 143 pesawat tak berawak semalam, tetapi militer Ukraina mengatakan pihaknya menembak jatuh 95 diantaranya, sementara 46 tidak mencapai sasaran, kemungkinan berkat penggunaan penanggulangan elektromagnetik yang mengganggu serangan pesawat tak berawak.

Setidaknya satu orang terluka dalam serangan yang terjadi pada malam hari yang juga merusak rumah-rumah di wilayah Kyiv, kata pejabat Ukraina. Suhu di Mykolaiv diperkirakan turun hingga minus 7 derajat Celsius (19,4 Fahrenheit) pada Minggu malam.

Charles Stratford dari Al Jazeera, melaporkan dari Kyiv, mengatakan tentara Ukraina mengumumkan telah melihat "peningkatan serangan oleh pasukan Rusia" selama 24 jam terakhir.

“Secara umum … kami belum melihat kemajuan besar yang dicapai oleh pasukan Rusia selama berbulan-bulan ini – tetapi tidak ada tanda-tanda bahwa pertempuran akan berakhir,” katanya.

Lindungi Dunia

Di sela Konferensi Keamanan Munich selama tiga hari, yang berakhir pada hari Minggu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak sekutu Barat untuk meningkatkan pertahanan udara Ukraina.

Zelensky mengatakan Rusia sekarang menguasai 20 persen wilayah Ukraina dan perlahan maju di wilayah timur saat invasi skala penuh Moskow mendekati ulang tahun ketiga.

Ia mengutip data yang menunjukkan bahwa selama seminggu terakhir, Rusia telah melepaskan sekitar 1.220 bom udara, lebih dari 850 pesawat tak berawak, dan lebih dari 40 rudal ke wilayah kekuasaan pemerintah Ukraina.

Belum ada komentar langsung dari Rusia.

“Eropa dan dunia harus lebih terlindungi dari kejahatan semacam itu dan bersiap menghadapinya,” kata Zelenskyy dalam sebuah posting Telegram.

“Hal ini memerlukan kebijakan luar negeri yang kuat dan bersatu serta tekanan terhadap Putin, yang memulai perang ini dan kini memperluasnya secara global,” katanya.

“Bersama Eropa, AS, dan semua mitra kita, kita dapat mengakhiri perang ini dengan perdamaian yang adil dan abadi.”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengejutkan sekutu Eropa dan Ukraina minggu ini dengan menelepon mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, tanpa berkonsultasi dengan mereka atau Kyiv sebelumnya dan menyatakan segera dimulainya perundingan damai.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved