Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Wartawan

Buta Sejak Lahir

Kisah Aldrin seolah jadi tamparan bagi orang lain untuk selalu bersyukur di setiap keadaan.

|
Penulis: Ventrico Nonutu | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Ventrico Nonutu
KISAH PASANGAN TUNANETRA: Ibadah pagi GMIM Rut Suwaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (9/2/2025). Kisah pasangan tunanetra yang selalu bersyukur. 

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan patutlah untuk disyukuri dan dipergunakan dengan baik.

Sedangkan kekurangan, tentu harus bisa kita sikapi dengan bijak.

Hari ini Minggu (9/9/2025), saya berkesempatan beribadah di Gereja GMIM Rut Suwaan.

Ibadah berlangsung khusyuk.

Di tengah-tengah jemaat, hadir pula pasangan tunanetra. Si pria bernama Aldrin.

Mereka membawa seorang anak ikut beribadah.

Tak hanya itu, mereka pun diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesaksian.

Pasangan tersebut maju ke samping mimbar.

Mereka berjalan perlahan dan dibantu Pelayan Khusus (Pelsus) menaiki dua anak tangga.

Mereka kompak tampil dengan pakaian berwarna biru tua.

Saat memperkenalkan diri, Aldrin memeluk anaknya yang berusia kira-kira 1 tahun, sedangkan sang istri membantu memegang mic.

Saat itu, suasana dalam gereja tenang. Jemaat tampak menyimak.

"Saya sudah tunanetra sejak lahir," kata Aldrin.

Sang istri juga sama, namun masih bisa melihat sedikit.

Namun Aldrin mengaku, dirinya dan sang istri tetap bersyukur.

Apalagi mereka sudah dikarunia anak yang terlahir normal.

Seketika, sebagian jemaat dalam gereja tampak tertunduk, mengambil tisu dan membasuh air mata.

"Anak kami terlahir normal, dia menjadi terang bagi kami," ujar Aldrin sembari melempar senyum.

"Kami bersyukur Tuhan tak pernah meninggalkan kami," lanjutnya.

Untuk memenuhi kebutuhan, kata Aldrin, dia bekerja sebagai tukang pijat.

Kisah Aldrin seolah jadi tamparan bagi orang lain.

Ternyata bersyukur bukan hanya karena kita menerima lebih.

Tapi bisa juga bersyukur karena kekurangan yang dimiliki.

Bahkan ketika kita tak bisa melihat apa-apa.

Buta Sejak Lahir bukan alasan untuk tidak bersyukur. (Ventrico Nonutu)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved