Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ukraina Dihujani Rudal dan Drone Rusia: Zelensky Minta Bantuan NATO

Ukraina mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik preventif di beberapa wilayah setelah serangan rudal besar dari Rusia.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Komite Militer NATO Laksamana Rob Bauer (kiri), Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (tengah), dan Panglima Tertinggi Sekutu Eropa Jenderal Christopher G Cavoli di Brussels pada bulan Oktober 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Ukraina mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik preventif di beberapa wilayah setelah serangan rudal besar-besaran yang diluncurkan oleh Rusia.

Presiden Ukraina Volodymir Zelensky mengatakan serangan semalam yang melibatkan lebih dari 40 rudal dan 70 pesawat tak berawak menargetkan lokasi energi, termasuk infrastruktur gas, dan menimbulkan kerusakan.

Rusia telah lama mengebom infrastruktur energi Ukraina, mengklaim serangan tersebut menargetkan fasilitas yang membantu militer Ukraina.

Di tengah perang, Rusia mengumumkan pertukaran kecil tentara yang ditangkap dengan Ukraina dalam kesepakatan yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab.

“Sebagai hasil dari proses negosiasi, 25 prajurit Rusia dikembalikan dari wilayah yang dikuasai rezim Kyiv. Sebagai gantinya, 25 prajurit Ukraina diserahkan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia di Telegram.

Para tawanan perang Rusia saat ini berada di Belarus untuk menerima dukungan medis dan psikologis sebelum diangkut kembali ke Rusia untuk perawatan lebih lanjut, katanya.

Pada bulan Desember, Rusia dan Ukraina menukar lebih dari 300 tawanan perang dalam pertukaran yang juga ditengahi oleh UEA menjelang Malam Tahun Baru. Kini telah terjadi 60 pertukaran tawanan yang berbeda sejak perang dimulai pada bulan Februari 2022.

Berharap Trump

Presiden Zelensky mengatakan ia berharap Amerika Serikat terus memperkuat kemampuan militer Ukraina dalam perang melawan Rusia setelah pelantikan Presiden terpilih Donald Trump minggu depan.

Zelenskyy menegaskan Ukraina tengah mencari jaminan keamanan yang "kuat" dan mendesak dukungan bagi angkatan bersenjata Ukraina saat perang dengan Rusia mendekati tiga tahun.

Trump telah memilih pensiunan Jenderal Keith Kellogg untuk menjadi utusan khususnya untuk perang Rusia-Ukraina. Pemimpin AS yang baru itu telah menjadikan penghentian konflik sebagai inti dari janji kebijakan luar negerinya.

Pemimpin Ukraina mengatakan “lebih banyak” bantuan diperlukan untuk perangnya dengan Rusia setelah pemboman skala besar terbaru. Serangan itu memaksa Ukraina untuk menutup sektor energinya di beberapa daerah.

“Berkat sistem pertahanan udara kami dan semua unit yang terlibat, kami mempertahankan pengoperasian sistem energi kami. Namun, kami terus-menerus perlu memperkuat kemampuan perisai udara Ukraina yang ada,” kata Zelenskyy dalam sebuah pernyataan.

Namun, ia mencatat, “mitra kami” di NATO dan di tempat lain “memberikan janji yang belum sepenuhnya terwujud”.

“Kami juga berbicara tentang lisensi untuk produksi sistem pertahanan udara yang dapat menjadi salah satu jaminan keamanan yang efektif bagi Ukraina, dan ini juga realistis dan harus dipenuhi.”

Zelenskyy menambahkan: “Kami berterima kasih kepada semua orang yang membantu negara kami. Namun, ini jauh lebih dari sekadar kebutuhan negara kami. Saat ini, pertahanan Ukraina membuktikan apakah Eropa dan dunia demokrasi secara keseluruhan dapat menghentikan perang dengan andal dan untuk jangka waktu yang lama.” (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved