Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pejabat Iran Menuduh Israel Sabotase Peralatan Nuklir

Wakil Presiden Iran Javad Zarif mengklaim bahan peledak yang ditemukan di platform sentrifus dibeli untuk program nuklir Teheran disabotase Israel.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Pemimpin Tertinggi Iran Ayotullah Ali Khamenei dan PM Israel Benyamin Netanyahu. Wakil Presiden Iran Javad Zarif mengklaim bahan peledak yang ditemukan di platform sentrifus dibeli untuk program nuklir Teheran disabotase Israel. 

Laporan tersebut juga menyoroti respons AS terhadap serangan rudal balistik Iran terhadap Israel pada bulan Oktober. Pemerintahan Biden memberlakukan sanksi tambahan terhadap enam entitas yang terlibat dalam perdagangan minyak Iran dan enam kapal Iran.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan saat itu. “Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengganggu aliran pendapatan yang digunakan rezim Iran untuk mendanai program nuklirnya, mengembangkan rudal, mendukung proksi teroris, dan mengabadikan konflik di Timur Tengah.”

Rugikan Semua Pihak

Presiden Iran Masoud Pezhkian mengatakan dalam wawancaranya dengan NBC pada hari Selasa bahwa meskipun Iran tidak menginginkan perang, namun Iran akan menanggapi dengan tegas setiap serangan terhadap fasilitas nuklirnya, khususnya di bawah pemerintahan Presiden terpilih AS Donald Trump yang akan datang.

"Wasiat kami, kami akan bereaksi terhadap tindakan apa pun. Kami tidak takut perang, tetapi kami tidak menginginkannya," katanya, seraya menambahkan: "Saya sungguh-sungguh berharap hal ini tidak akan terjadi karena akan merugikan semua pihak, bukan hanya kami."

Ia menepis tuduhan bahwa Iran sedang membangun senjata nuklir, dan mengklaim tuduhan tersebut digunakan sebagai dalih untuk melakukan agresi.

Pezhkian juga menolak klaim bahwa pengaruh Iran di kawasan tersebut telah melemah menyusul kemunduran sekutu-sekutunya di "poros perlawanan". 

"Dibandingkan dengan tahun lalu di dalam negeri, kami lebih koheren. Kami lebih tangguh. Kami memiliki partisipasi yang lebih baik. Kami memiliki keamanan yang lebih solid di negara ini," katanya dikutip Ynet.

Terkait upaya untuk mengamankan perdamaian, Pezeshkian menambahkan, “Kami melakukan apa pun yang kami bisa agar perdamaian dapat terwujud di wilayah ini.” (Tribun)

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved