Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liputan Wisata

Naik Bendi Saat Natal, Tradisi Unik di Kampung Ibu Presiden RI Prabowo Subianto, Langowan, Sulut

Rute pesiar bendi adalah dari Gereja Schwarz menuju perbatasan Kakas. Tradisi ini masih dilestarikan warga Langowan, Minahasa

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
HO
Tradisi pesiar bendi di Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulut punya banyak tradisi unik saat merayakan Natal.

Satu di antaranya adalah pesiar Bendi.

Tradisi ini masih dilestarikan warga Langowan, Minahasa, yang merupakan kampung dari ibunda Presiden RI Prabowo Subianto yakni Dora Sigar.

Baca juga: Kisah Saiful Nohono Kusir Bendi Asal Manado, Tetap Raup Untung di Tengah Gempuran Tranportasi Modern

Pesiar bendi bukan hanya simbol pesta rakyat. 

Tapi juga keterikatan orang Langowan di perantauan dengan kampung halamannya.

Banyak orang langowan di perantauan, bahkan di luar negeri, pulang kampung demi merayakan tradisi yang unik ini.

Amatan tribunmanado.co.id, Rabu (25/12/2024), tradisi pesiar bendi masih meriah. 

Meski jumlah bendi sudah agak berkurang.

Rute pesiar bendi adalah dari Gereja Schwarz menuju perbatasan Kakas.

Klimaks pesiar bendi ini terjadi saat bendi lewat di pusat kota Langowan.

Di sini bendi bendi berpapasan. 

Warga yang naik saling mengucapkan selamat Natal.

Mereka juga menikmati kehebohan pusat kota yang sangat ramai kala Natal.

Fandri warga Manado mengaku naik bendi bersama keluarga.

"Saya, istri, anak kemudian sama ayah saya," katanya.

Dia mengaku sulit berpaling dari pesiar bendi.

Tradisi ini sudah mendarah daging.

"Sejak kecil saya biasa naik bendi saat Natal, nah anak saya pun harus merasakan itu," kata dia.

Dia menilai tradisi pesiar bendi masih ramai. Kendati jumlahnya sudah berkurang.

"Saya harap ini bisa terus dilestarikan," kata dia. (Art)

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved