Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wacana Pilkada oleh DPRD

Wacana Pilkada Secara Perwakilan, Ini Penilaian Kritis Ketua GMNI Manado

Ketua DPC GMNI Manado Taufik Poli menilai wacana pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD akan memotong partisipasi langsung dari rakyat.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ilustrasi Pilkada di Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wacana Pilkada secara perwakilan DPRD yang dilontarkan oleh Presiden Prabowo Subianto picu pro kontra.

Banyak yang setuju. Tapi banyak pula yang menolak.

Ketua DPC GMNI Manado Taufik Poli menilai wacana pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD akan memotong partisipasi langsung dari rakyat untuk memilih pemimpin daerah.

Sebut dia, secara pramatis skema tersebut menghemat anggaran negara.

"Tapi bagaimanapun Pilkada langsung adalah wahana agregasi kepentingan rakyat dengan berbagai macam kendala dan kelemahannya," kata dia Minggu (15/12/2024).

Karena itu, kata dia, Pilkada langsung jadi sarana penghukuman terhadap pemimpin daerah yang buruk dengan tidak memilihnya.

Ia menuturkan, pilkada lewat DPRD membutuhkan kelembagaan partai politik yang baik. 

Ungkap dia, selama ini ada sentimen terhadap partai politik karena dinilai gagal menjalankan fungsinya sebagai lembaga untuk mengagregasikan kepentingan rakyat dalam sistem politik formal. 

"Dengan demikian, Pilkada melalui DPRD sangat rawan untuk menjadi siasat para elit semata untuk merebut posisi-posisi politik penting tanpa mandat dari rakyat," katanya. (Art)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved