Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bursa Kabinet Trump Jilid II: Ada Elon Musk hingga Kennedy

Tim transisi Presiden terpilih Donald Trump telah mulai menyeleksi calon-calon potensial seperti Elon Musk untuk menduduki jabatan-jabatan penting.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Pemilih Tesla Elon Musk. Tim transisi Presiden terpilih Donald Trump telah mulai menyeleksi calon-calon potensial seperti Musk untuk menduduki jabatan-jabatan penting. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Tim transisi Presiden terpilih Donald Trump telah mulai menyeleksi calon-calon potensial seperti Elon Musk untuk menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan setelah ia menjabat untuk kedua kalinya pada bulan Januari.

Proses ini kemungkinan akan menekankan kesetiaan kepada Trump dan visinya bagi negara, dan presiden terpilih beserta timnya telah mengidentifikasi sejumlah sekutu dekat yang kemungkinan akan dicalonkan untuk jabatan Kabinet atau mendapat peran yang ditunjuk di Gedung Putih.

"Saat ia memilih orang-orang terbaik untuk bergabung dalam timnya dan kebijakan-kebijakan terbaik untuk dijalankan, tim transisinya akan memastikan penerapan agenda akal sehat Presiden Trump mulai dari Hari ke-1," kata ketua bersama transisi Linda McMahon dan Howard Lutnick dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan Brett Samuels dari The Hill, Jumat 8 November.

Berikut ini beberapa nama yang diharapkan akan mengisi jabatan tinggi bagi Trump:

Elon Musk

Elon Musk menjadi salah satu pendukung Trump yang paling vokal pada musim pemilihan ini, dan ia siap meraup keuntungan dengan menjadi tokoh berpengaruh dalam pemerintahan berikutnya.

Musk, pimpinan Tesla dan SpaceX serta pemilik platform media sosial X, diperkirakan tidak akan menduduki jabatan di Kabinet, dan masih belum jelas apakah ia akan memiliki jabatan resmi di pemerintahan. Ia mengatakan bahwa  ia akan tertarik  untuk bertugas di komisi untuk memangkas pengeluaran pemerintah.

Terlepas dari itu, ia diharapkan dapat mendengarkan Trump dalam isu-isu seperti imigrasi, kendaraan listrik, dan regulasi. The New York Times  melaporkan Musk telah merekomendasikan beberapa karyawan dari salah satu perusahaannya, SpaceX, untuk pekerjaan pemerintahan.

Robert Kennedy Jr

Trump telah berbicara terbuka tentang pemberian portofolio besar kepada Robert F. Kennedy Jr. dalam pemerintahan baru yang menangani “kesehatan,” “pangan,” dan “kesehatan perempuan.”

"Dia ingin melakukan beberapa hal, dan kami akan membiarkannya melakukannya," kata Trump pada Rabu pagi saat ia mendeklarasikan kemenangan.

Pekerjaan itu diperkirakan bukan jabatan Kabinet, kata salah satu sumber, tetapi lebih merupakan pengangkatan ke posisi seperti pejabat tinggi yang mengawasi regulasi kesehatan dan pangan.

Orang-orang yang menduduki peran Kabinet harus dikonfirmasi oleh Senat, dan itu bisa jadi sulit bagi Kennedy bahkan dengan mayoritas GOP (Republik).

Kennedy telah mengisyaratkan bagaimana ia akan berupaya mengubah kebijakan kesehatan publik secara drastis, apa pun perannya. Ia mengatakan pemerintahan Trump akan menyerukan penghapusan fluorida dari air minum negara, sebuah keputusan yang biasanya dibuat di tingkat lokal. 

Ia mengatakan "seluruh departemen" Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) harus dihilangkan dan bahwa ia akan mencari lebih banyak data tentang vaksin, meskipun ia mengatakan  tidak akan berusaha mencabut  vaksinasi. Kennedy telah lama  menuai kritik  atas komentar antivaksinnya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved